Berderai Air Mata, Inilah 8 Farewell Player Esports Paling Sedih!

4 weeks ago 0 Comments 3,189 views

Di mana ada pertemuan, disitulah ada perpisahan. Hukum alam ini pun juga berlaku untuk para pro player esports dan tim yang ia naungi.

Meskipun telah menjadi ikon atau sudah memberikan banyak gelar untuk timnya, perpisahan tetap tidak bisa dihindarkan. Banyak alasan yang membuat perpisahan player dan timnya harus terjadi cepat atau lambat.

BACA JUGA:

Siapa saja yang farewell-nya membuat fans berderai air mata? Inilah daftarnya.

1. XIN – Star8

XIN adalah salah satu player yang berjasa membawa RRQ Hoshi meraih kesuksesan di MPL. Tetapi sebelum masuk RRQ, ada pengorbanan yang harus XIN lakukan yaitu meninggalkan tim lamanya, Star8.

Star8 merupakan tim semi-pro yang telah mengikuti banyak turnamen besar, contohnya MPL ID Season 3 dan Piala Presiden Esports 2019. XIN dalam video perpisahannya menyatakan masih ingin berjuang bersama Star8, sayangnya hal itu harus dikorbankan demi perkembangan skill dari XIN.

2. Jess No Limit – EVOS Esports

Di awal pro scene Mobile Legends di Indonesia, Jess No Limit dan EVOS merupakan dua nama yang tidak bisa dipisahkan. Player bernama asli Justin ini sudah menjadi ikon dari EVOS sejak MPL season 1 hingga season 3.

Sayangnya, Jess No Limit belum bisa mempersembahkan gelar untuk tim EVOS hingga akhir karir pro scene-nya. EVOS mempersembahkan video singkat tentang perjalanan Jess No Limit hingga menjadi ikon EVOS dan membuat Evos Fams merasa kehilangan.

Jess No Limit berpisah dengan EVOS menjelang MPL ID S4 dan kini sukses menjadi content creator di platform YouTube.

3. Oura – EVOS Esports

Kepergian Oura ditangisi oleh seluruh penggemar EVOS di Indonesia. Bagaimana tidak, Oura dianggap sebagai player EVOS paling loyal dan tidak pernah meninggalkan tim meskipun terpuruk.

Oura meninggalkan EVOS dengan kenangan yang manis. Bapak Assassin Indonesia ini menjadi aktor utama meraih gelar MPL ID Season 4 sekaligus M1 Mobile Legends World Championship pertama untuk EVOS Legends.

Hingga kini, Oura masih diharapkan fansnya kembali ke pro scene karena masih memiliki skill yang mumpuni, meskipun pria bernama Eko Julianto ini menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan pernah terjadi dan lebih nyaman menjadi seorang content creator.

4. Tuturuu – RRQ

Tuturuu adalah player penting yang berhasil membawa RRQ O2 mendapatkan gelar MPL ID pertamanya di musim kedua. Tuturuu pun mendapatkan julukan “Raja Marksman” berkat kelihaiannya bermain di role tersebut.

Sayangnya, itu merupakan kontribusi terakhir Tuturuu untuk tim RRQ. Tuturuu hanya sanggup membawa RRQ Hoshi menjadi runner up di MPL ID S4 dan M1 World Championship, serta hanya menjadi cadangan saat RRQ juara MPL ID S5.

Puncaknya, Tuturuu resmi berpisah dengan RRQ setelah MPL ID Season 5. Kesehatan yang kurang baik menjadi alasan Tuturuu harus pergi dan tentu membuat RRQ Kingdom bersedih.

5. James Chen – RRQ

James memang gagal ketika menjadi player RRQ. Tetapi kini RRQ Kingdom lebih mengenal James sebagai coach tersukses yang pernah dimiliki oleh RRQ Hoshi.

James adalah otak dibalik keberhasilan RRQ Hoshi menjuari MPL berturut-turut (musim kelima dan keenam). Sayangnya, kesuksesan ini tidak berlanjut di M2 World Championship setelah hanya mampu meraih peringkat 3.

James pun mengambil keputusan mengundurkan diri setelah kegagalannya di M2. Perpisahan ini tentu menyedihkan bahkan masih banyak yang beranggapan bahwa James masih layak menjadi coach RRQ Hoshi.

6. Udil – Onic Esports

Dua tahun kebersamaan Udil dengan Onic Esports harus berakhir begitu saja setelah Udil memutuskan untuk keluar dari tim landak menjelang MPL ID Season 6. Keputusan ini disebabkan Udil mulai jarang mendapatkan menit bermain di musim sebelumnya.

Udil adalah faktor kesuksesan Onic Esports di tahun 2019 saat ajang MPL ID S3, MSC, dan Piala Presiden Esports. Kini, Udil menjadi andalan Midlaner untuk tim Alter Ego.

7. Funi dan Earl – EVOS Esports

Funi dan Earl sudah menjadi anggota EVOS Ladies sejak pertama kali tim ini dibentuk. Sudah banyak gelar yang mereka dapatkan termasuk back to back WSL musim pertama dan kedua.

Sayangnya, dua tahun kebersamaan Funi, Earl, dan EVOS harus berakhir di tahun 2021. Video perpisahannya pun cukup membuat EVOS Fams sedih mengingat dua player ini sudah dekat dengan EVOS Ladies yang lain.

8. Mute – Onic Esports

ONIC Esports memberikan farewell pada Mute secara tiba-tiba. Tentu saja berita ini mengejutkan netizen karena sebelumnya tidak ada rumor apapun terkait perpisahan ONIC dengan Mute.

Mute pun mengungkapkan penyesalannya karena belum bisa memberikan gelar pretisius untuk ONIC Glory. Mute pun berharap keputusannya bisa memberikan kesempatan player baru ONIC Glory membawa timnya lebih berjaya.

***

Itulah delapan player yang perpisahannya membuat para fans berderai air mata. Meskipun telah berpisah, kontribusi yang diberikan membuat player ini selalu memiliki tempat di hati penggemarnya.

Manakah farewell player yang paling membuatmu sedih?


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi