7 Film Marvel Terburuk yang Banjir Ulasan Negatif

3 years ago 0 Comments

Kualitas film Marvel memang tidak perlu diragukan lagi, apalagi kalau kita bicara soal MCU, yang sejak 10 tahun terakhir menghadirkan segudang film superhero dengan kualitas fantastis. Tapi apakah itu berarti semua film keluaran Marvel punya kualitas jempolan? Jawabannya tidak juga.

Beberapa film Marvel justru ada yang menuai ulasan negatif dari kritikus dan penonton, bahkan ada yang tidak terlalu sukses di pasaran. Sebagai bukti, berikut adalah daftar beberapa film Marvel paling buruk yang pernah dibuat!

Baca juga:

1. Daredevil

Banyak yang bilang kalau peran Ben Affleck sebagai Batman di Batman v Superman merupakan ‘penebusan dosa’. Alasannya, jauh sebelum ia didapuk menjadi sang penjaga kota Gotham, ia pernah memerankan sosok superhero keluaran Marvel di film Daredevil pada tahun 2003 lalu.

Film ini mungkin berhasil meraup pendapatan yang cukup baik. Tapi dari segi kualitas? Itu beda cerita. Berbeda dengan Daredevil versi Charlie Cox yang badass dan tangguh meski punya keterbatasan, Daredevil versi Affleck justru terkesan seperti orang bodoh.

Cerita yang diusung film ini juga membosankan dan terasa hambar. Untungnya, tak sedikit juga yang memuji versi Director’s Cut-nya karena lebih rapi dan punya tone yang lebih dark. Di dalamnya terdapat adegan dan subplot baru sepanjang 30 menit yang tidak diperlihatkan di versi theatrical-nya.

2. Elektra

Kalau kamu pikir film Daredevil itu jelek, tunggu sampai kamu menyaksikan film spin off-nya. Berjudul Elektra, film tersebut berfokus ke karakter superhero lain yang juga muncul di film Daredevil. Cerita yang kurang oke dan dialog yang kurang pas jadi sumber masalah film ini. Situs kritik Rotten Tomatoes bahkan hanya ‘rela’ memberikan nilai 11% saja untuk film ini, dan 4,7 di situs kritik IMDB.

Berbeda dengan Daredevil, film ini bahkan tidak bisa diselamatkan lewat versi Director’s Cut-nya. Bahkan, versi tersebut justru dicemooh lantaran kualitas video transfer yang cukup buruk. Elektra sepertinya pantas menyandang gelar sebagai salah satu film Marvel terburuk yang pernah ada.

3. Howard the Duck

Awalnya, Howard the Duck ingin dibuat menjadi film animasi. Namun karena alasan kontrak, akhirnya pihak studio mengubahnya menjadi film live-action. Sayangnya, usaha George Lucas untuk mengangkat salah satu karakter Marvel ini, berakhir dengan kegagalan.

Akting dan jalan ceritanya sama sekali tidak jelas. Yang paling parah, film ini dengan memperlihatkan Howard, yang masih digambarkan sebagai karakter bebek, bermesraan dan berhubungan intim dengan lawan mainnya.

Bahkan, film tersebut merugi dengan pendapatan yang hanya sebesar $US 38 juta dari budget US$ 37 juta. Saking parahnya, beberapa aktor yang terlibat di film tersebut, sampai kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di proyek film lain.

4. Fantastic Four (2015)

Fantastic Four versi reboot adalah salah satu film Marvel terburuk yang terlupakan eksistensinya. Meski film Fantastic Four versi 2005 tidak mendapat rating yang terlalu baik, film yang satu ini justru lebih jelek lagi.

Fantastic Four kembali mengambil fokus pada saat mereka pertama kali mendapatkan kekuatan, namun dengan tone yang lebih dark dari sebelumnya. Masalahnya, cerita yang disuguhkan film ini terlalu dragging, hambar, dan membosankan. Adegan aksi yang ditawarkan juga sangat sedikit.

‘Kabar baiknya’, film Fantastic Four berhasil memenangkan beberapa penghargaan, meliputi: Worst Picture; Worst Prequel, Remake, Rip-off or Sequel; dan Worst Director di ajang penghargaan Golden Raspberry Awards.

5. X-Men Origins: Wolverine

20th_century_fox-030660_P-Full-Image_GalleryCover-en-US-1484000109245._UR1920,1080_RI_

Seperti judulnya, X-Men Origins: Wolverine menjadi film yang menceritakan kisah origin dari salah satu karakter X-Men paling ikonik, Wolverine. Sayangnya, di antara semua film X-Men yang pernah dibuat, film ini merupakan salah satu yang paling gagal dan terasa paling ‘murah’.

Beberapa hal yang menjadi masalah utama film ini, adalah ceritanya kurang rapi, terlalu banyak karakter yang diperkenalkan, serta efek CGI yang kasar dan kurang matang.

Tapi yang paling parah, film ini memperkenalkan transformasi Wade Wilson (Ryan Reynolds) menjadi Weapon XI yang sama sekali tidak akurat. Untungnya, karakter ini mendapat ‘penebusan dosa’ lewat film solo Deadpool yang mendapat segudang pujian dari penonton dan kritikus.

6. X-Men: Dark Phoenix

film marvel terburuk

Dark Phoenix merupakan film terakhir X-Men di bawah kendali Fox, sebelum lisensinya berpindah tangan ke Disney. Sayangnya, film yang seharushnya menutup dunia X-Men yang telah dibangun selama bertahun-tahun itu, justru harus gagal dari segi kualitas.

Film ini berfokus ke karakter Jean Grey yang menjadi ‘liar’ setelah mendapat kekuatan Dark Phoenix. Sayangnya, karakter ini juga menjadi bumerang untuk film Dark Phoenix. Jean sama sekali tidak mendapat pengembangan yang berarti. Alur cerita yang disuguhkan juga terasa hambar.

Film ini seakan terputus dari film sebelumnya, yaitu X-Men: Apocalypse, serta menyia-nyiakan dunia X-Men yang selama ini dibangun dengan baik.

7. Ghost Rider: Spirit of Vengeance

film marvel terburuk

Film Ghost Rider pertama yang diperankan oleh Nicholas Cage sebenarnya cukup menarik, meski dari aspek cerita terasa sangat biasa. Sayangnya, sekuelnya yakni Ghost Rider: Spirit of Vengeance, tidak lebih baik dari film pertamanya.

Memang, ada beberapa aspek yang sedikit lebih baik. Salah satunya adalah adegan pertarungan yang dibuat lebih seru dan tidak terlalu kaku seperti sebelumnya, meskipun tetap terasa cheesy. Penampilan Ghost Rider di film ini juga tampak lebih sangar, dengan warna tengkorak yang lebih menghitam.

Namun sisanya? Sangat terasa kurang, terutama dari segi porsi cerita. Beberapa adegan yang melibatkan CGI juga kurang sedap dipandang mata. Film yang berdurasi 1 jam 36 menit terasa begitu lama dan membosankan.

***

Itulah beberapa film Marvel terburuk yang pernah diproduksi sejauh ini. Semoga saja, tidak ada film MCU di masa depan yang berakhir dengan kualitas sampah, seperti 7 film yang kami sebutkan di artikel ini.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi