7 Perbedaan Besar Spider-Man Antara Versi Film dan Komik

1 year ago 0 Comments

Hingga hari ini, ada tiga versi film layar lebar Spider-Man berbeda (setidaknya di era modern), yang setiap serinya membuat perubahan-perubahan kepada cerita asli sang Web-Slinger kesayangan kita. Hal itu membuat UP Station tertantang untuk mencari perbedaan dunia Spider-Man di buku komik dan film layar lebarnya.

Baca Juga:

Film-filmnya memang telah menyajikan fase-fase kehidupan Spider-Man, mulai dari tahun sekolahnya sampai ia menjadi anggota Avengers. Namun untuk menyajikan suatu hal yang baru, pembuat film pun memodifikasi berbagai hal menyangkut sang pahlawan. 

Ini dia 7 perbedaan besar dunia Spider-Man di buku komik dan filmnya:

Kostum Spider-Man

23236CEC-5B6B-4544-83E8-CB7568F68C96

Di setiap generasi komik Spider-Man yang pernah ada, Spider-man selalu membuat kostumnya sendiri, baik yang terlihat murahan sampai yang benar-benar canggih. Hal ini dicantumkan dalam 2 franchise film pertamanya.

Namun, MCU melakukan hal baru. Di franchise miliknya, Spider-Man mendapatkan kostumnya dari Tony Stark. Seperti yang bisa kamu lihat di Homecoming, kostumnya itu langsung canggih dan rasanya tidak orisinal. Memang betul ia membuat kostumnya sendiri di Far From Home, tetapi itu pun masih meminjam teknologi Stark.

Peter Parker Jenius

BE0959CC-F95C-4510-997F-361E8AE10967

Semua film Spider-Man menunjukkan bahwa Peter Parker itu pintar. Namun, itu tidak begitu tepat seperti apa yang digambarkan dalam komiknya selama bertahun-tahun. Dalam Marvel Comics, Peter Parker adalah seorang yang jenius. 

Hal ini diakui Reed Richards aka Mr. Fantastic, yang merupakan salah satu orang terpintar di Marvel Universe. Sebagai Spider-Man, Peter menciptakan perlengkapannya sendiri, sempat mendirikan perusahaan, dan bersaing langsung dengan Tony Stark dalam hal teknologi.

Dari ketiga franschise filmnya, hanya versi Andrew Garfield yang paling mendekati kejeniusan Peter di buku komiknya. Apakah hal ini akan ditebus dalam No Way Home, masih harus ditelusuri lagi.

Lebih Lucu dan Menyebalkan

41CA761E-6678-4B00-AAA0-2ABE8535CD4C

Bila membicarakan salah satu yang disukai penggemar Marvel tentang Spider-Man, itu adalah komentar-komentarnya ketika bertempur. Spider-Man sering membuat lelucon dan menghina penjahat-penjahatnya. Itu sebenarnya merupakan cara Spidey untuk menghilangkan kepanikannya di tengah situasi berbahaya. 

Kecerewetan komentar-komentarnya ini bahkan dirasakan oleh sekutunya sendiri. Seperti poin sebelumnya, hal ini hanya ditemukan di dalam film Spider-Man versi Garfield. Tom Holland yang saat ini memegang obor Spider-Man pun tidak se-witty orisinalnya.

May Parker/Bibi May

F8C1D9E3-F722-455A-AA78-8995E6C08362

May Parker adalah salah satu hal paling mencolok yang pasti disadari oleh seluruh pemirsa film Spider-Man. Ia telah diperankan berbagai artis berbakat, tetapi lucunya ia semakin muda di setiap pergantian generasi film tersebut.

Dari ketiga versi film, Bibi May di film Sam Raimi-lah yang paling mendekati karakter di buku komiknya. May Parker yang sejati adalah seseorang yang kuat, mampu membesarkan Peter seorang diri, dan sangat menyayangi Peter.

Satu hal yang belum ditunjukkan ketiga filmnya adalah bagaimana dirinya telah menjadi pahlawan juga, di mana ia menjalankan sebuah Soup Kitchen seperti di komik dan gim Marvel’s Spider-Man.

Mary Jane

003BB361-49D5-4426-982B-95E77667CCE1

Peter Parker dan Mary Jane Watson memiliki hubungan yang rumit di trilogi pertama. Sementara 2 generasi berikutnya, semuanya mengenai Gwen Stacy dan malahan ada MJ berbeda di dunia Spider-Man. Tak satu pun dari film-film ini yang membuat penggemar jatuh cinta kepada Mary Jane Watson seperti di dalam buku komiknya.

Seharusnya, MJ adalah wanita yang sangat kuat, mengetahui identitas Spider-Man, mendukungnya, dan bahkan ikut terjun ke dalam aksi kepahlawanan. Keduanya menikah di salah satu kisah cinta terbesar dalam Marvel Comics di tahun 1980-an. 

Sayangnya, hal itu diakhiri oleh Marvel dalam event One More Day yang kontroversial. Apakah itu juga akan terjadi di No Way Home yang mendasari salah satu unsur ceritanya pada One More Day?

Kematian Para Musuh Utama di Filmnya

1411EBD8-507C-4C65-A395-F5824E1312F7

Seperti film Marvel pada umumnya, banyak film Spider-Man yang membunuh karakter penjahat utamanya di akhir film. Seperti kematian Green Goblin, Doc Ock, Harry Osborn, Lizard, dan Mysterio. Sebagai seorang pahlawan yang berpegang teguh untuk tidak membunuh, film-filmnya terlalu banyak membunuh penjahatnya.

Sebenarnya hal tersebut jarang terjadi di buku komiknya. Mungkin ada 1 atau 2 kejadian, tetapi kematian itu hanya bersifat sementara. Oleh karena hal ini, Spider-Man sering menyalahkan dirinya atas tragedi lain yang terjadi, karena para penjahat ini tak pernah menyerah untuk berbuat onar.

Venom

9BBA26CE-BA0E-4F04-9E8C-C02991678A2B

Venom yang merupakan bagian dari Spider Universe juga sering gagal digambarkan sesuai dengan aslinya. Contoh mudahnya adalah Venom di Spider-Man 3, yang jelas-jelas keliru dan keluar dari konteks Venom seharusnya.

Topfer Grace selaku Venom juga malah lebih menggambarkan karakter Peter Parker dibanding yang seharusnya. Di sisi Lain, film Venom (2018) lebih mendekati aslinya. Sayangnya, Venom dan Eddie itu tidak berhubungan sama sekali dengan Spider-Man, berhubung tidak ada Peter Parker di dunianya.

Intinya, Venom versi Marvel Comics tidak pernah benar-benar ada sejauh ini. Namun, ini semua akan berubah bila post-credit Scene di akhir Venom: Let There Be Carnage benar-benar menyatukan MCU dan Sony. Bisa saja, Eddie akan mengenal Peter di Venom 3, sesuai kabar terbarunya beberapa hari lalu.

***

Sekian perbedaan dunia Spider-Man di buku komik dan filmnya yang paling mencolok. Perbedaan-perbedaan ini jugalah yang sering kali menjatuhkan ekspektasi penggemar berat Spider-Man. Walaupun begitu, banyak juga momen-momen yang tidak mengecewakan.

Di sisi lain, Spider-Man: No Way Home yang memperkenalkan multiverse akan segera hadir di bioskop beberapa hari lagi pada tanggal 15 Desember 2021. Saking banyaknya peminat, film sempat menjadi penyebab error-nya situs web dan aplikasi TIX ID pada hari Pre-Sales tiket dibuka.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:

Facebook: UP Station Indonesia

Youtube: UP Station Media

Twitter: @Upstationasia

Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!

Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi