Alasan Indonesia Kuasai Cabang Esports Free Fire di SEA Games 2021

1 month ago 0 Comments

Timnas Free Fire Indonesia baru saja menorehkan tinta emas pada tanggal 15 Mei 2022, setelah sang pahlawan bangsa berhasil mencetak sejarah baru dengan meraih medali emas perdana untuk cabang olahraga esports di ajang sebesar SEA Games 2021.

BACA JUGA: 

Tak hanya satu, melainkan dua medali tertinggi berhasil diraih oleh perwakilan Indonesia. Ya, tim Garuda dan tim Rajawali sukses mengamankan medali emas dan perak sekaligus menancapkan dominasi mereka di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam.

Tentu saja prestasi luar biasa ini membuat Indonesia bangga, sekaligus meningkatkan optimisme bahwa punggawa Indonesia bisa menaklukan target yang diberikan PBESI. Motivasi seperti ini dibutuhkan oleh Timnas Indonesia demi meraih prestasi maksimal di ajang ini.

Tentu saja ada faktor serta alasan mengapa tim Garuda dan Rajawali mampu mendominasi arena SEA Games 2021. Inilah hasil analisis tim UP Station mengenai alasan kuat dominasi Timnas Indonesia di cabang Free Fire SEA Games 2021!

1. Chemistry Tim yang Telah Terbentuk Sejak Lama

Seperti yang kita tahu, tim Garuda yang berhasil meraih medali emas di SEA Games 2021 Hanoi diisi oleh punggawa RRQ Kazu. Sudah jelas bahwa tim yang dipimpin oleh Legaeloth ini memiliki chemistry yang terbentuk sejak mereka berjuang bersama di FFML 2022.

Hebatnya lagi, RRQ Kazu yang berkesempatan tampil di play-in FFIM 2022 Spring untuk bisa lolos ke Divisi 1 memutuskan untuk mengundurkan diri dari turnamen tersebut demi berfokus pada SEA Games 2021. Keputusan mereka pun berbuah manis dengan medali emas berhasil dibawa pulang ke tanah air.

Hal yang sama juga dilakukan oleh tim Rajawali. Meski dihuni oleh player dari tim yang berbeda, mereka telah berkumpul di satu tempat dan berlatih bersama melalui program Pelatnas yang telah disediakan oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI). Jadi tak heran jika kekuatan tim Rajawali sama kuatnya dengan tim Garuda.

2. Standar Prestasi yang Tinggi

evos capital ffwc

Indonesia memiliki rekam jejak prestasi yang sangat cemerlang di ranah pro scene Free Fire. Di beberapa turnamen tingkat dunia yang diadakan oleh Garena, tim esports Indonesia sudah beberapa kali meraih peringkat teratas dan berhak membawa pulang piala sebagai bukti bahwa juara berada di genggaman mereka.

Salah satu yang paling bergengsi tentu saja gelar milik EVOS Divine (saat itu masih EVOS Capital) yang berhasil menjuarai Free Fire World Cup 2019, mengalahkan tim-tim Free Fire terkuat di seluruh dunia. Sejak saat itu, seluruh rival EVOS Divine tak mau kalah dan terus memperkuat timnya demi prestasi setinggi mungkin.

Tentu saja RRQ Kazu termasuk tim yang tak ingin kalah dari EVOS Divine (seperti yang kita tahu, RRQ dan EVOS memiliki rivalitas yang tinggi di Indonesia). Tak heran jika ada “motivasi tambahan” untuk menjadi yang terbaik di arena SEA Games 2021.

Standar prestasi yang tinggi tentu saja bagus untuk perkembangan esports Free Fire di Indonesia. Tim-tim esports akan terus berusaha untuk menjadi juara, baik di turnamen dalam negeri maupun turnamen internasional seperti SEA Games 2021.

3. Tim Indonesia Terlalu Kuat di Region Asia Tenggara

Standing SEA Games Free Fire

Bukannya jemawa atau apapun, tapi sepertinya kita harus berbangga diri bahwa Free Fire Indonesia adalah yang terkuat di Asia Tenggara. Sebagai bukti, belum ada tim Asia Tenggara lain yang berhasil menjadi juara di turnamen tingkat internasional selain tim dari Indonesia.

Hasil akhir SEA Games 2021 cabang game Free Fire pun juga menunjukkan dominasi tim Indonesia. Dua peringkat teratas berhasil dikuasai tim Garuda dan tim Rajawali dengan perolehan poin yang sulit dikejar oleh tim lain.

Meski perolehan Booyah! terbanyak diraih oleh tim Thailand, tim Indonesia tetap konsisten berada di posisi atas untuk menjaga jarak poin dengan negara lain.

Kualitas inilah yang membuat tim Indonesia bisa dibilang masih terlalu kuat bagi tim-tim Asia Tenggara lainnya. Dua medali tertinggi yang berhasil didapat dari SEA Games 2021 sudah cukup menjadi bukti.

Meski demikian, fakta ini tidak boleh membuat kita terlena. Tak menutup kemungkinan tim Asia Tenggara lainnya akan mulai berkembang demi menghancurkan dominasi tim Indonesia. Tentu saja hal ini patut diwaspadai oleh tim-tim Indonesia

***

Itulah 3 alasan Timnas Free Fire Indonesia untuk SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, mampu mendominasi turnamen hingga berhasil merengkuh dua medali tertinggi di ajang tersebut, yakni medali emas dan perak. Mari kita apresiasi setinggi-tingginya untuk para pahlawan yang berhasil membawa pulang medali emas dan perak perdana kita di SEA Games 2021 cabang esports ini.

Hasil menggembirakan ini tentu bisa menjadi pelecut semangat bagi dua tim Indonesia yang akan berlaga di Free Fire World Series 2022 yang diadakan di Pulau Sentosa, Singapura. ECHO Esports dan EVOS Divine akan berjuang demi menjadi tim esports Free Fire terbaik di dunia lewat turnamen bergengsi dari Garena tersebut.

Apakah kamu punya analisis tersendiri mengenai alasan tim Indonesia berhasil merengkuh medali emas dan perak di SEA Games 2021? Tulis di kolom komentar, ya!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationmedia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi