Apakah Google sudah Daftar ke Kominfo? Berikut Faktanya!

3 weeks ago 0 Comments

Google, oh Google, kenapa jadi sasaran blokir Kominfo dah?

***

Kementerian Kominfo belakangan sedang gencar mengultimatum berbagai perusahaan besar yang menggerakkan aplikasi atau situs elektronik untuk mendaftar ke PSE Lingkup Privat. Ultimatum ini tidaklah main-main, sebab Kominfo mengancam akan melakukan tindakan blokir bila aplikasi/situs gagal mematuhi himbauan ini.

Himbauan ini disampaikan langsung oleh Menteri Kominfo Johnny G. Plate. Menurut Johnny, pendaftaran aplikasi untuk menjadi bagian dari PSE Kominfo adalah hal yang sangatlah mudah. Maka dari itu, seharusnya tidak ada kendala berarti yang akan dihadapi oleh para perusahaan dalam mendaftarkan aplikasinya.

BACA JUGA:

Johnny pun menghimbau bahwa pendaftaran PSE Lingkup Privat ini terakhir jatuh pada hari Rabu (20/7/2022) ini.

Sayangnya, sampai hari ini, terpantau langsung oleh UP Station dari situs PSE Kominfo, nama aplikasi Google belum terdata.

Google Kominfo

Ada beberapa perusahaan lokal yang mengatasnamakan diri mereka sebagai Google, dengan tujuan yang tidak jelas. Berikut beberapa di antaranya:

  • PT Internusa Terus Jaya, mendaftar sebagai Google (Kleaner Indonesia)
  • CV Citra Lestari, mendaftar sebagai Google
  • PT Nirah Digital Media, mendaftar sebagai Gmail dan Google Drive untuk Google Sheet dan Google Word
  • CV CV. Daun Jati, mendaftar sebagai Google

Dilansir dari CNBC Indonesia, Kominfo mengancam bahwa mereka akan sanksi tegas bagi orang yang sengaja mendaftarkan PSE palsu.

“Memberikan data palsu adalah kejahatan. Nanti kita lihat kalau itu ada niatan mengacaukan, kita cari dan kemudian laporkan ke polisi,” Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan

Masih dari sumber yang sama, Kominfo memastikan bahwa Google telah melakukan pendaftaran ke PSE. Namun demikian, saat ini masih dalam proses.

Menurut Semuel, Google masih dalam proses karena banyak sekali layanan yang ada di dalam Google, maka dari itu membutuhkan waktu yang cukup panjang bagi Google agar terdata. Hal itu disampaikan oleh Semuel dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia.

Sebelumnya pihak Google telah menyatakan mengetahui aturan tersebut dan akan mengambil tindakan yang sesuai untuk mematuhinya.

Kami mengetahui keperluan mendaftar dari peraturan terkait, dan akan mengambil tindakan yang sesuai dalam upaya untuk mematuhi,” tutur perwakilan Google kepada wartawan.

Baru saja kemarin, beberapa aplikasi besar telah menyusul mendaftar ke dalam PSE Lingkup Privat Kominfo, Termasuk di dalamnya, Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, dan aplikasi buatan META Group (WhatsApp, Instagram, dan Facebook). Netflix dan Webex pun diketahui telah melakukan pendaftaran.

Kira-kira, gimana jadinya ya andai Google diblokir dari Indonesia?


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi