Penjelasan Ending Manga Attack on Titan Chapter 139, Bikin Fans Kecewa?

1 year ago 0 Comments

Chapter terakhir manga Attack on Titan (AoT) telah resmi rilis kemarin (8/4) di berbagai platform. Setelah 11 tahun 7 bulan, para fans akhirnya mengetahui bagaimana konklusi dari kisah Eren dan kawan-kawan.

Dengan judul Toward the Tree on That Hill, AoT chapter 139 dianggap sebagian fans memiliki ending yang memuaskan sekaligus menguras emosi. Walaupun begitu, ada juga fans yang merasa kecewa dengan ending-nya.

Untuk kamu yang udah baca tapi masih bingung bagaimana ending-nya, tim UP Station akan beri kamu penjelasan adegan demi adegan di manganya!

SPOILER ALERT!!!

Baca juga:

Penjelasan Ending Manga Attack on Titan Chapter 139

Sebagai chapter terakhir, wajar kalau chapter 139 terasa padat. Ada banyak jawaban dari pertanyaan yang selama ini menggantung di benak pembacanya.

Hampir semua misteri terkuak di sini, termasuk tujuan Eren Yeager yang sebenarnya sebagai tokoh utama dari manga ini. Tanpa perlu berpanjang lebar lagi, berikut adalah penjelasanan ending manga Attack on Titan chapter 139!

Tujuan Eren Sebenarnya

attack-on-titan-chapter-139-1Di awal chapter, kita melihat bagaimana Eren sedang berbincang dengan Armin di Path. Hal ini terjadi ketika Armin dan kawan-kawan masih berada di atas kapal menuju pasukan Titan yang dipimpin oleh Eren.

Dari pembicaraan tersebut, kita mengetahui kalau Eren mengetahui masa depan menggunakan kekuatan Attack Titan ketika ia bersentuhan dengan Historia. Oleh karena itu, Eren berusaha menanggung beban itu sendirian.

Ia menyakiti Mikasa dengan perkataannya, melakukan rumbling yang membunuh 80% populasi dunia, semua demi melindungi kawan-kawannya. Karena Eren dihentikan oleh Armin, Mikasa, dan kawan-kawan, mereka pun dianggap sebagai pahlawan.

Hanya saja, Eren menghapus percakapan ini dari memori Armin dan baru bisa teringat setelah Eren meninggal.

Ymir yang Telah Terbebaskan

attack-on-titan-chapter-139-2

Dari pembicaraan yang sama, kita juga mengetahui kalau kekuatan Titan terus ada selama lebih dari 2 ribu tahun dikarenakan Ymir benar-benar mencintai Karl Fritz. Cintanya tersebut membuatnya menaati Raja Fritz bahkan setelah kematiannya.

Ymir menunggu seseorang untuk melepaskannya dari penderitaan cinta. Ternyata, orang yang mampu membebaskannya adalah Mikasa ketika menebas kepala Eren. Itulah mengapa di saat Mikasa mencium kepala Eren, Ymir tersenyum di belakangnya.

Tidak ada yang tahu mengapa hal tersebut bisa membebaskan Ymir, selain Ymir sendiri.

Kematian Eren Yeager

attack-on-titan-chapter-139-3

Di chapter 138, kita sudah melihat bagaimana Mikasa, Armin, Levi, dan orang-orang yang tersisa berusaha mengalahkan Eren dalam bentuk Titan. Setelah pertarungan sengit, Mikasa berhasil masuk ke dalam mulut Titan Eren dan memenggal kepalanya.

Saat itu, fans bertanya-tanya apakah Eren benar-benar mati. Jawabannya bisa kita temukan di chapter terakhir, ketika Mikasa membawa kepala Eren ke Armin. 

Setelah itu, Mikasa menghilang dengan membawa kepala Eren karena menurutnya warga dunia tidak akan memberikan pemakaman yang layak untuknya setelah rumbling yang Eren lakukan. 

Di bagian akhir chapter, diketahui kalau Mikasa mengubur Eren di bawah pohon tempat Eren sering tidur siang. Mikasa yang ada di sebelah makamnya mengatakan kalau teman-temannya akan datang berkunjung setelah tiga tahun time jump.

Akhir dari Era Titan

attack-on-titan-chapter-139-4

Jika kamu mengikuti AoT dari awal, pasti tahu kalau cita-cita Eren adalah memusnahkan semua Titan yang ada di dunia. Ternyata, tujuan tersebut benar-benar tercapai di chapter terakhirnya.

Saat Eren mati dan Mikasa berhasil membebaskan Ymir dari penderitaannya, semua tubuh Titan berubah menjadi debu. Orang-orang yang berubah menjadi Titan seperti Jean, Connie, dan Gabi kembali menjadi manusia biasa.

Tiga Tahun Setelah Peristiwa Rumbling

attack-on-titan-chapter-139-5

Setelah rumbling selesai, ada time jump sebanyak tiga tahun. Peristiwa yang disebut sebagai ‘Battle of Heaven and Earth’ itu membuat bangsa Eldian yang ada di Pulau Paradis merasa takut akan ada balas dendam dari korban rumbling yang selamat.

Hanya saja, dengan musnahnya 80% populasi membuat orang-orang yang ada di benua utama tidak memiliki pasukan yang cukup. Selain itu, Armin yang mengaku sebagai pembunuh Eren berhasil meyakinkan mereka kalau Titan sudah benar-benar hilang dari dunia.

Armin, Reiner, Annie, Jean, Connie, dan Pieck melakukan perjalanan ke Pulau Paradis sebagai duta perjanjian damai antara kedua belah pihak. Mereka juga menerima surat dari Historia yang isinya penuh dengan optimisme.

Fans Kecewa dengan Ending-nya

Sebagai manga yang begitu populer, wajar jika ada pembaca yang merasa kurang puas dengan ending-nya. Sebelum rilis, ada banyak begitu fan theories yang beredar dan tentu ada yang kecewa jika teorinya tidak terjadi.

Salah satu teori yang tidak terjadi adalah anak Historia. Ternyata, ayah dari anaknya bukanlah Eren, melainkan dengan temannya yang orang peternakan. Selain itu, tidak ada adegan Mikasa yang akhirnya dinikahi oleh Jean. Setelah meninggal pun, Mikasa masih mencintai Eren.

Ada juga fans yang merasa kalau kematian Eren terasa sia-sia. Apalagi, nuansa bucin begitu terasa di chapter ini, mulai kisah Ymir dengan Raja Fritz hingga Mikasa dengan Eren sendiri.

Mungkin, mereka juga kecewa dengan ending-nya yang terlalu bahagia dan kurang dark, tidak seperti cerita-cerita AoT seperti biasanya.

Baca Manga Attack on Titan Chapter 139

Untuk kamu yang belum baca Attack on Titan Chapter 139, kamu bisa membacanya di sini!


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi