Aturan Global Ban Pick Buat UMN WINX Jadi Belajar Banyak Hero MLBB

6 months ago 0 Comments

Salah satu pemain dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) WINX, Stevia Medeline Hermawan dengan nickname Sia, mengatakan aturan global ban pick pada Ladies Series Season 2 kali ini sangat unik.

Sebagai informasi, global ban pick merupakan aturan ketika sebuah tim telah memilih satu hero pada sebuah game, maka hero tersebut tidak dapat dimainkan di game selanjutnya, kecuali jika dimainkan oleh tim yang berbeda.

Sia menjelaskan, dirinya dan tim merasa tertantang dengan adanya aturan tersebut. Sehingga membuatnya untuk terus mempelajari hero lain sebanyak mungkin.

“Sebagai player kalau misal banyak match jadi gak kebanyakan hero, sehingga pengen belajar banyak hero,” ujarnya kepada UP Station pada (11/1) melalui Zoom.

BACA JUGA:

Di samping itu, Sia menilai dengan adanya global ban pick akan membuat permainan semakin seru untuk ditonton. Sia mengatakan para penontonnya nantinya tidak akan bosan melihat turnamen Ladies Series Season 2 kali ini.

“Tidak masalah dengan adanya global ban pick yang nonton jadi gak akan bosen, jadi gak itu terus pake hero-nya,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2022-01-11 at 16.54.45

Kendati demikian, Sia menjelaskan merasa kesulitan dengan adanya aturan tersebut, yaitu pada saat melakukan pemilihan hero untuk meng-counter musuh.

“Bikin sulit global ban pick kalau draft jadi counter-nya cuma beberapa hero karena gak bisa dipakai lagi jadi counter pakai apa nih,” jelasnya.

Lebih jauh Sia menjelaskan, beberapa hero andalannya merupakan hero dengan mekanik yang cukup sulit, salah satunya yaitu Karina. Namun, Sia tidak ingin menerangkan lebih jauh hero mana saja yang akan ia gunakan jika lolos babak reguler nanti.

Hero jungler yang aku kuasai agak random, aku gak mau bilang karena nanti pada tahu hero andalan aku apa,” tuturnya.

WhatsApp Image 2022-01-11 at 16.54.22

Manajer Tim UMN WINX Chandry mengatakan, tim tersebut bermula dari para mahasiswa dan mahasiswi yang memiliki minat yang sama, yaitu bermain sebuah gim. Awalnya Chandy kesulitan dalam membuat tim ladies karena kebanyakan para mahasiswi UMN merupakan pemain gold lane.

“Awalnya agak susah, apalagi beberapa pemain rata-rata di gold lane, sampai akhirnya kita ubah jadi masing-masing role,” paparnya.

Chandry menilai scene kompetitif ladies semakin menjamur, karena itu ia melihat adanya peluang dan segera membuat tim dari para mahasiswi UMN.

“Mulanya kita terbentuk sebagai komonitas dulu, dibentuk untuk orang-orang yang sama tertarik pada esports. Kemudian kita melihat scene kompetitif semakin meluas, salah satunya dari tim ladies ini potensinya cukup baik sehingga aku mengambil peran kita kumpulin cari orang baru daftar ke scene kompetitifnya,” tutupnya.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi