Belum Tayang di Indonesia, Film Mulan Tuai Banyak Kritik. Ada Apa?

2 years ago 0 Comments

Mulan adalah film live action dari Disney terbaru yang saat ini tengah ramai diperbincangkan. Sayangnya, bukan hanya kritik positif, namun banyak juga kritik pedas yang membanjiri film tersebut. Mulai dari cerita di film yang mereka tawarkan hingga beberapa hal di balik layar yang ternyata cukup membuat kontroversi. Lantas ada apa sebenarnya dengan film Mulan sehingga menuai begitu banyak “masalah”? Berikut kami rangkum beberapa faktanya.

Baca juga:

1. Kontroversi berkaitan dengan lokasi syuting di China

upstation - Belum Tayang di Indonesia, Film Mulan Tuai Banyak Kritik. Ada Apa?

Film Mulan yang baru saja tayang di beberapa negara terpilih di Disney Plus, kini menghadapi kenyataan pahit berkat berbagai macam tuduhan dan kritik yang diterima dari banyak orang. Salah satu diantaranya adalah fakta bahwa tim produksi memutuskan untuk melakukan proses syuting di wilayah China. Kemudian ketika film ini pertama kali tayang di layanan streaming Disney+ Amerika, tim produksi mengatakan rasa terima kasihnya kepada otoritas kota Xinjiang karena telah membantu proses pembuatan film ini.

Hal ini lah yang menjadi perdebatan panjang di internet saat ini. Melansir dari CNN, Xinjiang saat ini tengah menjadi tempat penahanan 2 juta umat muslim asal Uighur sejak tahun 2015, meskipun pemerintah China telah membantah pernyataan itu berkali-kali. Dengan begitu, banyak pihak yang menuduh pihak Disney bahwa mereka mendukung perlakuan buruk yang diterapkan oleh otoritas Xinjiang.

2. Aktris utama film Mulan juga dirundung kontroversi

upstation - Belum Tayang di Indonesia, Film Mulan Tuai Banyak Kritik. Ada Apa?

Seakan masalah lokasi syuting enggak cukup, aktris utama yang bermain di film live action Mulan yakni Liu Yifei juga mengundang kontroversi. Akar masalah ini datang dari salah satu cuitan sang aktris di Twitter pada tahun 2019, yang secara terang-terangan mengatakan dukungannya terhadap pihak kepolisian Hong Kong. Lantas kenapa hal itu bisa menjadi masalah?

Sejak pertengahan tahun 2019, negara China dan Hong Kong tengah menghadapi konflik yang disebabkan oleh Undang Undang Keamanan baru yang dapat merugikan rakyat Hong Kong. Banyak masyarakat yang engga terima, melakukan aksi unjuk rasa yang masih rutin dilakukan hingga sekarang. Pihak kepolisian Hong Kong pun bertindak tegas dan melakukan tindakan kekerasan kepada penunjuk rasa.

Sehingga Liu Yifei pun dianggap oleh netizen sebagai salah seorang yang pendukug anti-China, mendapat kritikan pedas sejak saat itu. Film Mulan pun juga terkena imbasnya, dimana tagar #boycottMulan pun menjadi trending sejak film tersebut rilis beberapa waktu lalu di Disney Plus. Salah satu aktivis kemanusiaan Hong Kong yakni Joshua Wong, juga menyerukan tindakan untuk ikut memboikot film keluaran Disney itu.

3. Alur cerita dan penggambaran tokoh Mulan yang berbeda dari versi animasi

upstation - Belum Tayang di Indonesia, Film Mulan Tuai Banyak Kritik. Ada Apa?

Jika 2 poin diatas mengarah ke balik layar film Mulan, kali ini masalah justru datang dari dalam film itu sendiri. Jika dibandingkan, film Mulan versi animasi dan live action yang baru saja tayang perdana memiliki banyak sekali perbedaan mencolok yang mengundang kritik negatif.

Sebagai contoh, ada beberapa karakter yang dihilangkan di film ini seperti Li Shang. Menurut sang produser yakni Jason Reed, alasan penghilangan karakter itu disebabkan gerakan #MeToo sehingga penggambaran komandan wanita yang punya hasrat seksual ke lawan jenis di rasa kurang pas. Karakter lain yang juga hilang seperti naga kecil yang menjadi teman Mulan yakni Mushu. Sebagai gantinya, di film ini Mulan akan ditemani oleh seekor burung Phoenix sehingga terlihat lebih realistis.

Selain itu, sosok Mulan di film animasi tahun 1998 diperlihatkan sebagai sosok wanita yang menghadapi banyak kesulitan ketika menjadi pasukan tentara. Namun dengan tekad yang kuat dan kerja keras yang luar biasa, ia pun berhasil menjadi sosok tangguh yang kita kenal hingga saat ini. Hal tersebut berbanding terbalik dengan versi live action dimana Mulan diperlihatkan sebagai wanita tangguh sejak awal dan sangat berbeda dari versi animasi. Penggambaran yang berbeda ini membuat banyak fans yang mencintai film orisinilnya merasa kecewa dengan yang mereka tawarkan di film live action.

Film live action Mulan saat ini telah tayang di beberapa negara. Namun untuk wilayah Indonesia, film tersebut baru bisa kamu nikmati secara perdana di Disney Plus Hotstar pada bulan Desember mendatang.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi