Blokir Platform Game, Kominfo Disindir Habis-Habisan oleh Tim Esports

1 week ago 0 Comments

Keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia memblokir beberapa platform game seperti Steam dan Epic Games rupanya mengundang komentar berupa sindiran dari tim-tim esports yang memiliki divisi game Dota 2 dan Counter Strike: Global Offensive (CS:GO).

BACA JUGA: 

Ya, Kominfo menepati janjinya untuk membatasi akses internet perusahaan yang tidak mendaftarkan aplikasi atau jasanya ke layanan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) pada 30 Juni 2022.

Gamer menjadi “korban” yang paling mengenaskan karena platform game favorit mereka, Steam dan Epic Games, harus terblokir dan tidak dapat diakses lagi. Nasib sama juga dialami oleh Dota 2 dan CS:GO.

Sontak, kebijakan Kominfo ini membuat gamer Indonesia bereaksi keras dengan melakukan protes, mulai dari meme yang menyindir Kominfo, hingga postingan tanpa filter di media sosial Twitter, Instagram, hingga TikTok.

Tak ketinggalan, tim-tim esports pun juga mengeluarkan protes yang sama meski hanya berupa sindiran. Menariknya, tim esports luar Indonesia juga ikut menyuarakan pendapatnya lewat twit-twit lucu yang mengundang gelak tawa, tapi sangat sesuai dengan kondisi industri game di Indonesia.

Satu twit sindiran datang dari tim esports Entity. Mereka menyatakan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki makanan enak, biaya hidup yang murah, serta cuaca yang bagus sehingga layak untuk ditinggali.

Namun, mereka juga mengatakan bahwa pilihan yang tepat untuk pergi dari Indonesia karena Steam di-banned di sana sehingga tidak bisa memainkan game Dota 2.

Team Secret juga tak ketinggalan untuk menyoroti kebijakan Kominfo yang satu ini. Mereka membuat meme yang memperlihatkan seorang Deku dari Boku no Hero: Academia sedang menangis setelah melihat pengumuman “Situs Diblokir” dari Kominfo, yang tentu saja merujuk platform game yang tak lagi bisa dibuka oleh gamer Indonesia.

Sindiran terakhir ke Kominfo datang dari tim lokal yang telah membanggakan Indonesia di kancah esports internasional, BOOM Esports. Tak seperti dua tim lainnya, BOOM langsung “gerak cepat” dengan membuka divisi baru dari Zuma setelah Dota 2 yang menjadi andalan mereka harus terblokir akibat belum terdaftar pada PSE.

Semua sindiran di atas merupakan reaksi wajar dari penggiat esports serta industri game, mengingat game adalah mata pencaharian sehingga mereka sangat bergantung pada keberadaan platform seperti Steam dan Epic Games.

Semoga Kominfo segera sadar akan hal tersebut dan bisa menemukan solusi terbaik agar putra-putri Tanah Air tak kehilangan motivasi untuk terus berkarya di masa mendatang.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationmedia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi