Bongkar Kedok Penipu di Film The Tinder Swindler, Begini Respon Tinder

10 months ago 0 Comments

Netflix kembali mengegerkan internet. Setelah memamerkan segudang proyek orisinil tahun ini lewat traler baru, kini giliran film dokumenter The Tinder Swindler yang ramai-ramai diperbincangkan netizen.

Lewat film dokumenter yang rilis pada hari Rabu (2/2/22) pekan lalu, sang filmmaker membongkar aksi seorang penipu di Tinder bernama Simon Leviev lewat kacamata para korbannya.

BACA JUGA:

620068d8caaab-film-the-tinder-swindler_1265_711
Ketika berita ini dibuat, film dokumenter The Tinder Swindler langsung trending di posisi 2 Netflix Indonesia.

Film tersebut membongkar aksi Simon Leviev alias Shimon Hayut yang sukss membawa kabur uang belasan korban yang kebanyakan adalah wanita lajang.

Shimon Hayut berpura-pura menjadi CEO dari sebuah perusahaan permata bernama LLD Diamonds. Ia sengaja menggunakan nama Simon Leviev agar dikira masih berhubungan dengan bos LLD Diamonds, Liev Leviev. Shimon bahkan mencap dirinya sebagai “Prince of Diamonds”.

Setelah ia berhasil memikat wanita incarannya melalui Tinder, ia pun menerbangkan sang korban menggunakan jet pribadi ke hotel mewah di berbagai wilayah dunia. Barulah aksi sebenarnya dimulai.

Di tengah perjalanan mewahnya, Simon akan mengaku ke sang korban bahwa nyawanya sedang dalam bahaya dari para musuhnya. Ia pun meminta korban untuk meminjamkannya sejumlah uang menggunakan kartu kredit. Melalui modus ini, kabarnya ia telah mengantongi uang lebih dari 10 juta dolar.

Hingga saat ini, diketahui ada belasan korban dari kasus penipuan ini yang telah terungkap. Tiga di antaranya yaitu Cecilie Fjellhoy, Pernilla Sjoholm, and Ayleen Charlotte, menceritakan pengalaman mereka lewat film The Tinder Swindler.

Ketika film dokumenter Netfix viral, pihak LLC Diamonds langsung memberikan klarifikasi yang mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Shimon Hayut alias Simon Leviev. Bahkan, mereka langsung berkomunikasi dengan kepolisian Israel untuk segera meringkus sang pelaku.

Sedangkan dari pihak Tinder telah resmi memblokir akun milik Shimon. Bagi para pengguna yang tak sengeja menemukan akun Simon Leveiv di aplikasi kencan itu, mereka tidak akan bisa melakukan swipe kanan.

Screenshot 2022-02-07 161943
Shimon Hayut saat dideportasi dari kota Athens, Yunani pada tahun 2019.

Sebelumnya, Shimon Hayut sempat ditahan di kota Athens, Yunani pada tahun 2019. Interpol mengatakan bahwa ia kedapatan menggunakan paspor palsu dan langsung diekstradisi ke Israel untuk menghadapi berbagai macam tuntutan penipuan yang telah ia lakukan sejak bertahun-tahun lalu.

Meski telah dijatuhi hukuman pidana selama 15 bulan, ia terpaksa bebas 5 bulan kemudian karena virus Covid-19 yang mulai menyebar. Sejak saat itu, Shimon kembali hidup bebas dengan alias barunya, Simon Leviev.

Film dokumenter The Tinder Swindler kini bisa kamu saksikan di Netflix.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.  Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin!

Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:

Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: UP Station Media
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.media
DiscordUniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi