Brando “XLR8” Ungkap Dirinya Telah Hengkang dari BOOM Esports Sebelum Masuk Talon

6 months ago 0 Comments

Mantan manajer BOOM Esports, Brando “XLR8” Oloan alias Brameasy, mengungkapkan bahwa dirinya telah terlebih dahulu hengkang dari BOOM Esports sebelum resmi menjadi manajer Talon Esports.

Brando menjelaskan, alasannya meninggalkan BOOM Esports karena ia merasa telah cukup berkarir dan menjadi manajer untuk divisi Dota 2. Selain itu Bram, panggilan akrabnya, mengatakan juga ingin mencoba hal baru dan mencari kesempatan di tempat lain.

“Memilih untuk undur diri karena gua merasa udah cukup di BOOM Esports. Sebenernya dari tahun lalu sudah mau mundur, karena anak-anak juga pada bilang tanggung jadi satu tahun lagilah sampai TI 10 dan oke akhirnya beres anak-anak cabut,” ujarnya kepada UP Station pada Rabu (29/12/2021) melalui Zoom.

BACA JUGA:

Setelah turnamen TI 10 usai dan para pemain BOOM Esports meninggalkan timnya, Bram tidak serta merta berhenti dan undur diri. Bram mengungkapkan bahwa dia merasa bertanggung jawab untuk membuat kembali posisi yang kosong tersebut sebelum dirinya pergi.

“Tapi gua gak bisa ninggalin BOOM Esports dengan tim yang kosong, sehingga yang gua lakukan sebelum cabut gua buat tim dulu baru cabut,” ungkapnya.

989520211202070448

Sambung Bram, ia mengungkapkan bagaimana dirinya bisa bergabung menjadi bagian dari Talon Esports. Menurutnya, hal tersebut karena campur tangan dari mantan bosnya Gerry Ongko Putra selaku CEO BOOM Esports.

“Gua gak tahu detailnya kenapa manajer Fnatic tahu gua out dari BOOM, tapi kemungkinan adalah dari mantan bos gua Gerry Ongko, mungkin dia sounding si Bram keluar. Akhirnya manajer Fnatic itu kontak gua kita ngobrol akhirnya ditawarin, mau ga Talon lagi nyari tim manajer,” paparnya.

Lebih jauh Bram mengungkapkan, proses yang dilaluinya demi menjadi Manajer Talon Esports tidaklah sulit. Menurutnya hal tersebut karena ia memiliki latar belakang yang sama dengan pekerjaan lamanya.

Gua dihubungin sama manajer Fnatic Eric Khor ke General Manager Talon yaitu Mr. Dohoon dan kemudian gua ngobrol sama Mr. Dohoon akhirnya kasih portofolio dan resume sedikit, interview, dan cocok ya udah join sama mereka,” tuturnya.

bram1

Bram memastikan bahwa tawaran untuk menjadi Manajer Talon Esports ia dapatkan setelah dirinya tidak lagi menjadi bagian dari BOOM Esports.

“Sebenarnya sebelum join (Talon) gua memang gak nyari. Justru pas ketika keluar dari BOOM baru ada tawaran job ini,” tungkasnya.

Di bagian lain Bram mengungkapkan, belum ada kendala yang ia alami selama menjadi bagian dari Talon Esports. Bram mengatakan dirinya masih beradaptasi karena harus mengatur tim yang berisi orang-orang dari berbagai negara.

“Tantangan buat gua karena gua berhadapan dengan orang dari negara berbeda budayanya juga berbeda. Tantangan banget buat gua tapi sampai saat ini belum ada masalah komunikasi dan lain-lain walaupun gua sampai saat ini masih online dan belum ketemu langsung sama mereka,” tutupnya.

Untuk diketahui, Bram sudah menjadi manager BOOM sejak tahun 2017 dan resmi menjadi Manajer Talon Esports sejak 1 Desember 2021 lalu.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi