Ini Alasan Kenapa Ending Cowboy Bebop di Netflix Plot Twist Banget

7 months ago 0 Comments

Live action Cowboy Bebop telah tayang perdana di Netflix sejak 19 November 2021 lalu. Serial yang dibintangi oleh John Cho, Mustafa Shakir, dan Daniella Pineda sebagai trio Spike Spiegel, Jet Black, dan Faye Valentine ini telah meninggalkan banyak pertanyaan yang tidak terjawab di akhir cerita season pertama.

Berlatar pada tahun 2171, Cowboy Bebop adalah adaptasi baru ke dalam kisah kru Bebop sebagai pemburu hadiah, yang memulai petualangan intergalaksi sambil menghadapi masa lalu masing-masing yang penuh masalah.

Sedikit berbeda dengan versi anime, adaptasi live-action ini melakukan beberapa perubahan terhadap cerita serta karakter yang ada di dalamnya. Selain persaingan antara Spike dan Vicious yang kini lebih kental, salah satu karakter lain juga mendapat perubahan cerita yang cukup drastis. Ia adalah Julia.

Baca juga: 

(PERINGATAN: ARTIKEL INI MENGANDUNG SPOILER!)

Di anime, Spike harus berhadapan dengan kematian Julia di akhir episode. Akan tetapi, serial live-action ini menyajikan jalan cerita yang lebih suram.

Alih-alih harus meregang nyawa seperti di versi animenya, Julia di versi live-action pada akhirnya mencoba membunuh Spike karena merasa dikecewakan. Tidak sampai di sana, ia juga memenjarakan Vicious, serta memegang kendali organisasi Syndicate. Pertanyannya, bagaimana perubahan karakter dan cerita Julia bisa berubah dari versi anime?

“Dalam ide awal pemecahan episode 9, saya selalu melihatnya sebagai episode (tentang) Julia,” kata André Nemec, salah eksekutif produser untuk serial ini.

“Saya pikir penting bahwa karakter ini (Julia) menjadi ‘arsitek’ untuk kisahnya sendiri, daripada hanya sebagai alat dramatis untuk menceritakan kisah antara dua orang ini (Spike dan Vicious),” lanjutnya.

“Dari awal, saya ingin serial ini menjadi kelahiran seorang villain baru,” kata Nemec.

Live Action Cowboy Bebop Netflix Plot Twist Banget?

Menurut Nemec, mereka memiliki kesempatan yang luar biasa untuk dapat menceritakan kisah seseorang yang hidupnya terkurung, dan bertransformasi menjadi orang yang jauh lebih berbahaya.

Banyak yang mengatakan bahwa Julia dalam live-action Cowboy Bebop terasa sangat berbeda dari karakter yang terlihat di anime aslinya. Nemec nampaknya tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Menurutnya, terdapat dua karakter Julia yang berbeda di versi anime. Yang pertama adalah Julia yang hadir di bayangan masa lalu Spike, dan yang kedua adalah karakter Julia yang sebenarnya, yang punya kapablitas untuk membunuh. Di versi live-action, Nemec mengambil pendekatan yang serupa, namun dengan membuatnya menjadi karakter yang lebih kuat.

Dengan tidak hanya menunjukkan latar belakang Julia, tetapi mengemas ulang sebagai antagonis baru, serial live-action Cowboy Bebop resmi mengambil cerita yang cukup berbeda dengan versi animenya.

Di sisi lain, ending dari season pertama juga memperlihatkan sosok Radical Ed, seorang bocah hacker yang kerap membantu pekerjaan para karakter utama. Di versi live-action, ia diperankan oleh aktor muda Eden Perkins. Sepertinya, sosok Ed akan lebih banyak muncul di season kedua nanti.

Live Action Cowboy Bebop Netflix Plot Twist Banget?

Bagaimana menurut kamu berbagai plot twist yang dihadirkan serial Cowboy Bebop versi live action Netflix ini? Apakah kamu sudah tidak sabar menyaksikan season kedua dari Cowboy Bebop?


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: UP Station Media
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi