Cyberpunk 2077: ‘Phantom Liberty’ akan menjadi DLC Berbayar

2 weeks ago 0 Comments

CD Projekt Red telah mengonfirmasi bahwa DLC atau ekspansi Cyberpunk 2077 pertamanya, Phantom Liberty, akan menjadi DLC yang mewajibkan penggunanya untuk membayar apabila ingin menggunakannya ketika dirilis pada tahun 2023 mendatang.

BACA JUGA: 

Dilansir dari Games Radar, PR Director CD Projeck Red Radek Grabowski, mengungkapkan bahwa DLC Phantom Liberty dari Cyberpunk 2077 tidak akan menjadi DLC gratis seperti pembaruan Edgerunners yang diluncurkan baru-baru ini. Meski demikian, dirinya belum dapat mengonfirmasi harga yang dipatok untuk ekspansi tersebut.

Kebingungan pun melanda para veteran game-game yang dirilis CD Projekt Red. Pasalnya, ini adalah kali pertama sang developer menarik biaya untuk ekspansi dari game rilisannya, termasuk DLC dari game populer The Witcher 3 yang akan hadir pada bulan Desember ini.

Namun, Radek Grabowski memastikan bahwa harga DLC tersebut “biasanya” lebih murah daripada game utamanya. Sebagai catatan, Cyberpunk 2077 berharga 60 USD (setara 936 ribu rupiah) saat diluncurkan. Dirinya juga menjanjikan ekspansi yang jauh lebih kuat dengan konten cerita dan misi baru, bukan hanya kosmetik baru, senjata, dan sebagainya.

cyberpunk dlc 2

Cyberpunk 2077: Phantom Liberty akan menjadi DLC bergenre thriller yang akan menghadirkan gameplay seorang mata-mata yang melibatkan pekerjaan spionase untuk New United States of America, dengan protagonis V dan Johnny Silverhand akan menjadi bintang utama dalam DLC ini. Keanu Reeves telah dikonfirmasi akan kembali memerankan Johnny Silverhand.

Kabar buruk lain yang datang bersamaan dengan DLC berbayar ini adalah keputusan CD Projekt Red melewatkan konsol generasi lama dalam pembaruan ini. Sang developer mengonfirmasi bahwa Cyberpunk 2077: Phantom Liberty hanya akan hadir untuk Xbox Series X|S, PlayStation 5, dan PC.

Artinya, pengguna yang masih setia menggunakan konsol PlayStation 4 dan Xbox One tidak bisa menikmati DLC terbaru ini, meski mereka mampu membelinya. Sejatinya, kabar ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat masalah yang dihadapi developer saat merilis game ini.

Ya, Cyberpunk 2077 sempat mengalami masalah saat perilisan perdana karena bug yang sangat mengganggu gameplay-nya, terutama ketika dimainkan pada konsol generasi lama. Hal tersebut membuat CD Projekt Red ketar-ketir mengatasi protes dari pemain, bahkan Cyberpunk 2077 sempat ditarik peredarannya dari PlayStation Store.

Beruntung, komitmen CD Projekt Red dalam memperbaiki bug serta anime Cyberpunk: Edgerunners yang meledak di Netflix membuat game ini kembali mendapatkan tempat di hati para penggemar. Hadirnya DLC berbayar pun sepertinya bukan masalah, selama tidak ada lagi bug yang meresahkan untuk pemain yang telah menggelontorkan dana hampir 1 juta rupiah.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi