DC Comics Ubah Superman Jadi Biseksual, Tuai Beragam Respon Termasuk dari Pejabat

9 months ago 0 Comments

DC Comics baru saja menggemparkan alam semesta, bukan karena kehadiran film baru, tapi karena salah satu karakter komiknya. Siapa yang mengira kalau sosok Superman kini dibuat menjadi biseksual?

Berkat pergeseran ketertarikan seksual ini, menjadikan Superman sebagai salah satu karakter yang merepresentasikan tren LGBTQ+. Hal ini diresmikan langsung oleh DC lewat komik Superman: Son of Kal-El edisi #5.

Baca juga:

Jalani Hubungan Romantis dengan Jay Nakamura

superman-jon-kent-bisexual (1)

Persis seperti judulnya, Superman yang dikisahkan kali ini bukanlah Kal-El alias Clark Kent, melainkan anak laki-lakinya, Jon Kent. Ia kini menggantikan sosok sang ayah sebagai Superman usai event yang terjadi di cerita komik Future State.

Di dalam komik Superman: Son of Kal-El, Jon dikisahkan memiliki teman bernama Jay Nakamura, seorang hacktivist yang juga menjadi penggemar berat karya jurnalis sang ibu, Lois Lane. Awalnya, mereka berdua hanya diperlihatkan sebagai teman biasa. Namun pada komik edisi kelima, hubungan romantis keduanya disahkan lewat sebuah adegan ciuman.

Melansir dari IGN, pergeseran seksualitas Superman ternyata telah menjadi niat awal sang penulis komik, Tom Taylor. Ia mengatakan, selama bertahun-tahun, cerita dan karakter yang berhubungan dengan queer di komik, kerap kali mendapat penolakan keras dari fan.

“Untungnya kita hidup di dunia yang sangat berbeda dan lebih terbuka ketimbang 10 atau 5 tahun lalu. Ketika aku diminta untuk menulis komik Superman baru di DC Universe, aku paham bahwa menggantikan sosok Clark (sebagai Superman) dengan karakter pahlawan straight berkulit putih lainnya, adalah kesempatan yang sungguh terlewatkan,” ungkapnya.

Seniman yang menggambar komik ini yaitu John Timms, juga senada dengan Tom. Ia berkata bahwa membuat karakter Superman versi Jon Kent sebagai biseksual adalah hal yang penting. Karena akan sangat menarik menurutnya, jika kita dapat melihat sosok Jon Kent yang tidak hanya tumbuh, namun juga mencari jati dirinya di tengah dunia modern yang kompleks seperti sekarang.

Batman-Urban-Legends-6-41-H-2021
Jon Kent bukanlah satu-satunya karakter yang mengalami pergersaran seksualitas

DC Comics belum lama ini juga melakukan hal yang serupa dengan beberapa karakter superhero mereka, salah satunya adalah Robin versi Tim Drake yang menjadi biseksual di komik Batman: Urban Legends edisi #6. Ada juga karakter Aquaman versi Kaldur’ahm dari serial animasi Young Justice, yang kini digambarkan sebagai sosok gay.

Tidak hanya DC, Marvel juga telah memperkenalkan beberapa karakter LGBTQ+ mereka. Ambil contoh seperti Loki dari MCU yang ternyata adalah biseksual dan genderfluid, serta Sylvie juga juga merupakan biseksual. Ada juga Phastos yang akan tampil di film Eternals, yang juga digambarkan sebagai superhero gay.

Dapatkan Respon Negatif dari Berbagai Pihak, Termasuk Pejabat

dean-cain-lois-clarks-superman-criticizes-dcs-self-promotion-for

Keputusan DC Comics untuk membuat sosok Superman menjadi biseksual mendapatkan tanggapan yang sangat beragam. Bagi yang mendukung gerakan LGBTQ+, hal ini jelas menjadi kabar yang sangat baik. Tom Taylor mengaku bahwa ia mendapat banyak respon positif dari beberapa penulis komik lainnya.

Sebaliknya, kabar ini juga mendapat respon kurang baik dari sebagian orang. Salah satunya adalah Dean Cain, pemeran Superman dalam serial lawas Lois & Clark: The New Adventures of Superman

Ia berkata bahwa langkah DC kali ini bukanlah langkah yang berani, melainkan sebagai ajang ikut-ikutan semata.

“Berani adalah menceritakan (Superman) yang bertarung untuk memperjuangkan hak orang gay di Iran, tempat di mana mereka akan membuangmu hanya karena menjadi gay,” ungkap Dean.

Tidak sampai di sana, kabar ini juga sampai ke telinga beberapa tokoh di Indonesia. Seperti Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, yang menyerukan untuk memboikot DC Comics karena hal ini. Ia sangat mengecam DC Comics, dan meminta mereka untuk menghentikan produksi komik tersebut. Mereka tidak ingin penggambaran Superman sebagai sosok biseksual menjadi konsumsi anak-anak Indonesia.

Hal senada juga disuarakan oleh Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, yang meminta pemerintah untuk melarang peredaran komik Superman yang memperlihatkan adegan biseksual. Pasalnya, hal tersebut sangat bertentangan dengan nilai Pancasila dan jati diri budaya bangsa yang religius.

***

Kehadiran sosok superhero yang mengalami pergeseran ketertarikan seksual sebenarnya bukan hal yang baru. Baik DC Comics dan Marvel, belakangan ini memang sama-sama gencar memperkenalkan tren LGBTQ+ lewat berbagai macam karakter mereka.

Kalau kamu sendiri, apakah setuju dengan langkah DC Comics dengan membuat Superman sebagai karakter biseksual, atau sebaliknya? Bagikan pendapatmu di kolom komentar ya!


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: UP Station Media
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi