Dokumen EA Dibocorkan, Game FIFA Kembali Jadi Kontroversi!

5 months ago 0 Comments 540 views

Salah satu perusahaan terbesar di industri gaming kembali terkena kontroversi setelah dokumen EA dibocorkan. Apa sebenarnya yang terjadi?

Baca juga:

Salah satu franchise gaming terbesar milik EA yang mungkin semua orang pernah dengar atau mainkan adalah seri permainan sepak bola FIFA mereka. Sejak tahun 1993, seri ini secara konsisten dirilis tiap tahunnya dan dapat dibilang selalu sukses menghasilkan keuntungan besar bagi EA.

Meskipun begitu, kita semua tahu bahwa sebuah perusahaan harus selalu berinovasi dan melakukan perubahan agar dapat tetap relevan. Hal ini lah yang dilakukan oleh FIFA saat mereka memperkenalkan mode FIFA Ultimate Team (FUT) ke dalam serial game FIFA.

Mode permainan online ini mengizinkan para pemain untuk menyusun tim mereka sendiri yang bisa dipenuhi dengan pemain-pemain sepak bola legendaris seperti Lionel Messi, Christiano Ronaldo, Diego Maradona, dan lain-lainnya.

Jadi, tidak heran bila banyak orang akan berjuang untuk bisa mendapatkan pemain favorit mereka dan menggunakannya ke dalam tim.

Loot Boxes = Judi?

dokumen-ea-bocor-1

Cara mendapatkan pemain di FUT adalah dengan mendapatkan FUT Packs, semacam kemasan yang berisikan kartu-kartu pemain. Kamu bisa membelinya dengan cara bermain biasa atau menggunakan koin-koin FIFA.

Sejauh ini masih belum ada masalah bukan? Nah, masalahnya adalah kita tidak tahu kartu atau pemain apa yang akan kita dapatkan. Semuanya bersifat acak alias random dan mengandalkan keberuntungan.

Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang mengeluarkan uang mereka untuk dapat membeli sebanyak mungkin kemasan dan berharap mendapatkan pemain yang diinginkan ketika membuka FUT Packs tersebut.

Bukannya membeli FUT Packs tidak menggunakan uang asli, melainkan menggunakan mata uang (FUT Coins) yang ada di dalam permainan (in-game currency)?

Ya, memang benar. Namun, jumlah FUT Coins yang bisa didapat dengan bermain biasa tidaklah banyak. Karena banyak pemain yang tidak bisa bersabar, maka mereka cenderung mengeluarkan uang mereka sendiri untuk membeli FUT Coins ini agar dapat ditukarkan dengan FUT Packs tersebut.

Salah satu contoh paling ekstrim adalah kisah seorang pemuda dari Inggris bernama Jonathan Peniket. Ketika masih remaja, ia menghabiskan hampir £3.000 atau sekitar Rp60,5 juta dengan nilai pertukaran sekarang!

“Saya menghabiskan £30, lalu £40, kemudian £50. Begitu kartu kredit saya mulai memblok transaksi, saya sudah mulai membuang £80, empat hingga lima kali dalam satu malam,” kata Jonathan.

Peniket pun tidak sendirian. Seorang pemain FIFA lainnya menyadari bahwa dalam dua tahun bermain FIFA, dia telah mengeluarkan lebih dari $10.000 (Rp144 juta) untuk FIFA Ultimate Team.

Hal-hal seperti inilah yang kemudian mendorong beberapa pemerintahan di Eropa untuk mengklasifikasi mekanisme yang dinamakan loot boxes ini sebagai salah satu bentuk perjudian.

Pihak EA sendiri tidak setuju dan hingga kini tetap menyebut loot boxes bukan sebagai perjudian, tapi sebuah ‘mekanisme kejutan’ (surprise mechanics).

Kebocoran Dokumen EA

dokumen-ea-bocor-2

Tanggal 26 April lalu, situs cbc.ca menerbitkan artikel yang menyebutkan bahwa seorang informan telah membocorkan dokumen EA.

Salah satu poin dari dokumen tersebut menyatakan bahwa FIFA Ultimate Team adalah landasan utama dari game ini dan bahwa mereka sedang melakukan berbagai hal untuk mendorong para pemain ke sana.

Informan ini berkata bahwa, “Dia dan beberapa orang yang dia kenal yang juga bekerja di video games tidak merasa nyaman dengan proyek-proyek yang melibatkan loot boxes.

Ia kemudian meneruskan, “Kita tidak bisa berbuat banyak karena pada akhirnya perusahaan berusaha menghasilkan uang dan memuaskan para investor.”

Memang semua ini bukanlah berita baru bagi para pemain FIFA yang telah lama menduga bahwa game ini dirancang sedemikian rupa agar mendorong para pemain untuk mengeluarkan uang mereka sebanyak mungkin.

Perlu diingat bahwa hingga sekarang, belum ada komentar dari EA selain bahwa dokumen ini ditandai sebagai rahasia dan saat ini dilihat oleh umum tanpa konteks.

***

Sebenarnya tidak ada hal yang melanggar hukum dari apa yang dilakukan oleh EA dengan sistem FIFA Ultimate Team mereka. Yang patut dipertanyakan adalah apakah loot boxes ini merupakan sesuatu yang dibatasi atau disertai sebuah peringatan untuk berhati-hati dalam penggunaannya?

Apakah sebuah perusahaan mempunyai tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa para pemain tidak terjerumus ke dalam hutang atau menghabiskan uang yang sebenarnya mereka butuhkan untuk hal yang lebih krusial di hidup mereka?

Bagaimana kalau menurut kamu? Apakah EA dengan sengaja membuat kita ketagihan dengan sistem loot boxes mereka? Tulis pendapatmu di kolom komentar!


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi