Esports Resmi jadi Cabor Ekshibisi di PON, Apa Saja Game yang Dipertandingkan?

4 months ago 0 Comments 1,120 views

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang hadir tidak lama lagi akan menjadi ajang yang terasa spesial. Pasalnya, PON kali ini menjadi gelaran pertama dalam sejarah yang menyematkan cabang olahraga esports.

Ketua Harian PBESI, Komisaris Jenderal Pol. Drs. Bambang Sunarwibowo, S.H., M.Hum, berharap masuknya cabang olahraga esports di PON mampu memberikan kesempatan untuk para pecinta olahraga virtual ini.

Harapannya, para pesertanya dapat bertanding dan membawa nama besar daerah masing-masing. Momen spesial ini juga dimanfaatkan untuk PBESI dalam memantau bibit-bibit atlet potensial yang tersebar di Indonesia.

Baca juga:

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenpora dan KONI menyatakan bahwa esports telah resmi menjadi cabang olahraga prestasi dengan bergabungnya Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), yang dipimpin oleh Jenderal Pol. (P) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. sebagai ketua umum.

Secara garis besar, ada tiga jenis game esports yang akan dipertandingkan di ajang PON XX Papua 2021 nanti. Game tersebut meliputi eFootball PES 2021, Mobile Legends, dan Free Fire. Selain itu, game asli Indonesia yaitu Lokapala juga akan dipertandingkan.

Hanya saja, pihak PBESI masih terus berkomunikasi dengan pihak publisher dan developer game tersebut agar Lokapala dapat diperlombakan dalam skala besar.

DSC_0130
Press conference Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 di kantor PBESI.

Lokapala merupakan salah satu game lokal. Tentunya kita ingin juga mengangkat game tersebut. Kami coba membantu dari segi teknis untuk meningkatkan agar game tersebut bisa diperlombakan dalam skala besar,” ungkap Sekjen PBESI, Frengky Ong.

“Kita sebagai PBESI pasti 100% mendukung game-game yang IP-nya dari Indonesia. Tapi kita tau juga dari Lokapala memang game-nya masih baru dan memang masih dalam tahap pengembangan juga. Sehingga kita masih dalam proses dengan game publisher dan developer-nya. Kita sudah melakukan banyak komunikasi, di mana game Lokapala ini bisa berjalan dengan lancar dan dinikmati di 34 provinsi yang akan kita selenggarakan secara online,” ungkap Christian Suryadi, Kabid Wasit dan Pelatih PBESI.

Nantinya, atlet-atlet esports yang terbaik dalam Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 ini mendapatkan kesempatan untuk menjalani pemusatan latihan di Pelatnas dan dibina langsung oleh PBESI.

Mereka akan dipersiapkan untuk mengikuti turnamen-turnamen esports internasional dan mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan multievent seperti Sea Games, Asian Games, dan lainnya.

Perkenalkan Platform Garudaku

Screenshot 2021-08-18 210347
Garudaku akan menjadi pusat database esports di Indonesia.

PBESI sepertinya tidak main-main kali ini dalam mendukung gelaran PON XX Papua 2021. Pasalnya, mereka juga akan merilis sebuah platform digital khusus yang dikelola dengan tujuan untuk memajukan olahraga esports tanah air yang diberi nama Garudaku.

Dalam Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021, platform digital yang secara resmi berada di bawah naungan PBESI ini diperkenalkan untuk pertama kali dan digunakan dalam penyelenggaraan Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021.

Mulai dari tahap pendaftaran hingga pengelenggaraan ekshibisi, semua akan menggunakan platform Garudaku. Aplikasi ini dapat diakses melalui situs https://garudaku.com/pon.

Menurut Sekjen PBESI, Frengky Ong, calon peserta harus mendaftarkan diri di platform Garudaku yang akan dibuka mulai tanggal 18 Agustus 2021. Peserta yang tertarik untuk ikut serta akan mewakili daerah masing-masing sesuai dengan daerah domisili di KTP atau KIA.

Setelah pendaftaran ditutup, tahap selanjutnya adalah babak kualifikasi yang akan diselenggarakan 26 Agustus-5 September 2021. Khusus untuk eFootball PES 2021 akan dibagi menjadi 6 Grup. Berikut rincian lengkapnya:

Grup A

  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI YOgyakarta
  • Jawa Timur

Grup B

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara

Grup C

  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tenggara

Grup D

  • Kepulauan Babel
  • Banten
  • Bali
  • Nusa Tenggara Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Papua Barat

Grup E

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Sumatera Selatan
  • Riau
  • Jambi

Grup F

  • Kepulauan Riau
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Gorontalo
  • Bengkulu
  • Lampung

Babak kualifikasi provinsi bersifat terbuka dan digelar secara virtual. Pada babak ini, atlet atau tim terbaik dari masing-masing kategori akan disaring untuk mewakili masing-masing provinsi.

“Jadi, nanti akan didapat 34 perwakilan tim dari masing-masing cabang game,” ungkap Frengky. Atlet atau tim terbaik di setiap provinsi inilah yang nanti akan bertanding di ajang Pra-PON yang akan dilangsungkan pada 7-14 September 2021.

Babak Pra-PON akan mempertemukan peserta dari 33 provinsi secara acak, yang dilakukan secara online. Nantinya, mereka akan memperebutkan 11 tim terbaik Free Fire, 5 tim terbaik Mobile Legends, dan 5 orang terbaik eFootball PES 2021

“Semua atlet dan tim terbaik itu akan diterbangkan ke Papua untuk mengikuti babak final di main event PON XX Papua 2021, yaitu pada 22 hingga 26 September 2021. Di babak final, mereka akan bertanding memperebutkan gelar juara di masing-masing game,” tambah Frengky.

Sebagai tambahan informasi, khusus perwakilan provinsi Papua, tidak mengikuti Pra-PON karena otomatis lolos ke babak final sebagai tuan rumah.

“Kami saling bahu-membahu untuk mengadakan Ekshibisi Esports ini dengan meriah agar menjadi tonggak sejarah esports sebagai ekshibisi pertama kali di PON,” kata Frengky.

Soal pembiayaan, penyelenggaran game dalam Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 dilakukan secara swadaya dari masing-masing game publisher, sehingga setiap game publisher bertanggung jawab terhadap produknya masing-masing.

“Masing-masing game publisher mendanai dan bertanggung jawab terhadap gim yang dipertandingkan, sementara PBESI sebagai regulator dan federasi esports resmi di bawah pemerintah Indonesia bertanggung jawab terhadap keseluruhan rangkaian acara ekshibisi esports PON ini,” tambahnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi