Rugi Jutaan Dolar, G2 Esports Gugat Bondly Atas NFT yang Dihapus

3 months ago 0 Comments

G2 Esports, salah satu organisasi esports ternama di dunia, secara resmi mengajukan gugatan terhadap perusahaan penyedia NFT, Bondly, atas dugaan pencemaran nama baik ke Pengadilan Tinggi Los Angeles Country pada 16 Maret 2022.

Dari laporan yang diajukan, G2 Esports menuduh bahwa Bondly membuat pernyataan yang menyesatkan dengan menyebut G2 gagal memenuhi tenggat waktu yang ditentukan untuk membuat koleksi NFT.

Tim esports tersebut mengklaim ada 5,25 juta USD dalam total kerugian yang dihasilkan dari kesepakatan. G2 pun beranggapan seharusnya Bondly membayar 2 juta USD per tahun sebagai biaya lisensi ke G2 Esports, serta uang muka sebesar 1,25 juta USD.

“Bondly tahu mereka tidak bisa tampil, tetapi dengan licik menunggu sampai G2 mengumumkan kemitraannya dengan Bondly kepada jutaan penggemarnya untuk menuai manfaat publisitas melalui merek G2 yang sangat berharga,” tulis G2 Esports dalam tuntutannya.

Kedua Pihak Memiliki Perjanjian Eksklusif 2 Tahun

Sebelumnya, G2 Esports telah memiliki perjanjian eksklusif selama 2 tahun dengan Bondly, perusahaan yang berspesialisasi dalam pembuatan koleksi NFT dan token untuk penggemar.

Keduanya melakukan tanda tangan kontrak pada 2 Juni 2021 dan berencana untuk meluncurkan NFT berlisensi resmi berdasarkan G2 Esports di Polygon, sebuah “sidechain scalling solution” untuk Ethereum.

NFT G2 Esports awalnya diumumkan untuk diluncurkan pada 30 Juni 2021. Sayangnya, NFT tersebut tidak pernah terwujud hingga detik ini.

Awal permasalahan tidak jadinya NFT G2 Esports dirilis adalah ketika G2 mengklaim bahwa mereka sudah mengirim faktur pembayaran hak pertama Bondly, yang ditolak oleh perusahaan crypto tersebut dengan alasan “melewati titik untuk dapat berhasil mengirimkan program NFT“.

Bondly pun disebut ingin menghentikan kemitraan, namun ditolak mentah-mentah oleh G2 Esports. Bondly mengambil langkah dengan berusaha mengakhiri kemitraan dengan mengatakan bahwa G2 enggan menemukan solusi dari permasalahan ini.

Seperti yang sudah ditulis di atas, G2 Esports mengajukan tuntutan ganti rugi atas pencemaran nama baik kepada perusahaan Bondly. Namun hingga kini, belum ada komentar dari kedua pihak mengenai kasus ini.

G2 Esports Luncurkan NFT Berbasis Solana

Sembari mengajukan tuntutan kepada Bondly, G2 Esports telah meluncurkan NFT berbasis Solana pada bulan Januari 2022 lalu. Koleksi NFT ini dibuat dalam kemitraan dengan Metaplex, di mana koleksi ini bisa digunakan sebagai gambar profil untuk kartu keanggotaan klub eksklusif untuk para penggemar tim.

6.262 NFT “Samurai Army” telah dirils pada bulan Februari 2022. Meskipun awalnya dijual seharga 1 SOL (90 USD atau 1,2 juta rupiah), NFT tersebut kini dijual mulai dari 0,25 SOL (23 USD atau 330 ribu rupiah) di pasar sekunder Magic Eden.

NFT memang menjadi tren terbaru dan banyak pihak berlomba-lomba membuat koleksi NFT-nya sendiri, mulai dari selebriti hingga tim esports. G2 Esports adalah salah satu yang terlibat dalam industri blockchain dan cryptocurrency, terutama selama setahun terakhir ini.

Sayangnya, kasusnya dengan perusahaan Bondly membuat perkembangan koleksi NFT tim yang mendukung Ukraina ini sedikit terlambat, meski kini mereka telah memiliki kesepakatan baru dengan perusahaan lain dalam memproduksi NFT khusus penggemarnya.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter: @Upstationmedia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi