Google Tutup Studio Game Stadia, Begini Penjelasannya

1 year ago 0 Comments

Game Stadia merupakan layanan streaming game besutan Google yang menggunakan jaringan cloud (komputasi awan). Layanan streaming ini resmi diluncurkan pada 19 November 2019 waktu AS. Dijuluki sebagai “Netflix untuk video game”, pengguna Stadia bisa memainkan game lewat smartphone, web browser, atau melalui Chromecast secara real-time streaming lewat sambungan internet, tanpa butuh konsol seperti PS4 atau Xbox. Judul-judul game buatan studio juga akan disalurkan lewat Stadia.

Baca juga: 

Sayangnya dalam pernyataan di blognya pada Senin, 1 Februari 2021, Google menyebutkan tidak akan lagi berinvestasi dalam membuat game sendiri untuk layanan di luar judul yang direncanakan dalam waktu dekat. Bahkan Jade Raymond selaku kepala Stadia Games and Entertainment telah keluar dari perusahaan. Ada kantor dua studio yang dibubarkan, masing-masing bertempat di kota Los Angeles dan Montreal, Amerika Serikat. Penutupan ini juga berimbas pada 150 orang pegawai anggota tim Stadia Games & Entertainment. Dan kabarnya sebagian besar akan dialihkan untuk mengerjakan proyek baru.

Google Tutup Studio Game Stadia, Begini Penjelasannya

Dalam sebuah posting blog, Google juga menerangkan bahwa alasan penutupan studio berkenaan dengan waktu dan biaya pengembangan game yang dinilai tak ekonomis.

“Menciptakan game terbaik membutuhkan banyak waktu dan investasi yang tidak sedikit sementara biayanya naik secara eksponensial,” tulis Vice President dan GM Google Stadia Phil Harrison.

Dengan menutup Stadia Games & Entertainment, Google pun tak melanjutkan upaya mengembangkan game untuk Stadia. Sejauh ini, studio game tersebut memang masih belum menelurkan satu game eksklusif apapun. Sebagian besar game yang tersedia di Google Stadia berasal dari pengembang pihak ketiga. Beberapa di antaranya adalah Cyberpunk 2077, Assassin’s Creed Odyssey, dan Red Dead Redemption 2.

Kabar baiknya, meski menutup studio game miliknya, layanan Stadia dan Stadia Pro  masih ada dan terus dilanjutkan. Pemain masih bisa berlangganan dan memainkan game lewat layanan streaming ini. Google juga bakal menawarkan teknologi yang dimiliki Stadia ke beberapa penerbit. Keminungkinan teknologi Stadia nantinya akan digunakan sebagai mesin streaming oleh publisher lain.

“Kami melihat peluang penting untuk bekerja sama dengan mitra untuk mencari solusi game yang dibangun di atas infrastruktur teknis dan menggunakan tools Stadia yang canggih,” imbuh Harrison.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi