Kesan Pertama Nonton Anime Spy x Family, Melebihi Ekspetasi

4 months ago 0 Comments

Menggelengar menjadi anime yang sangat populer semenjak perilisan episode pertamanya, mengingat konsep yang dibawakan sangat amat menarik, di mana kita mendapatkan perpaduan banyak konsep yang jauh berbeda: Politik, keluarga, komedi, slice of life, dan spy (mata-mata). Penayangan pertama Spy x Family sukses membawa kesan pertama yang baik di mata penggemar.

Untuk artikel ini, penulis akan membawa impresi atau kesan pertama penulis usai pertama kali menonton anime Spy x Family.

BACA JUGA:

Untuk informasi kamu, penulis sudah terlebih dahulu membaca manga Spy x Family. Bahkan, penulis sudah mengikuti manga ini hingga chapter paling barunya. Maka dari itu, penulis mempunyai ekspetasi tinggi terhadap adaptasi anime Spy x Family, mengingat betapa masterpiece-nya manga yang penulis baca.

***

Alkisah di anime Spy x Family, terdapat dua negara yang saling bergesekan antara satu dengan yang lainnya. Kedua negara tersebut bernama Ostania dan Westalis.

Konon, kedua negara tersebut—Ostania dan Westalis—terinspirasi dari negara pada era Perang Dingin, yakni Jerman Timur dan Barat. Untuk gambaran kamu, pada era itu, terjadi ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang kelak disebut sebagai “Perang Dingin”.

Walaupun tidak secara langsung melakukan kontak, Amerika Serikat dan Uni Soviet sama-sama tetap saling berperang melalui para “boneka”-nya, seperti misalnya perang antara Vietnam Selatan dan Utara ataupun Korea Selatan dan Utara. Inilah yang menyebabkan maraknya terjadi perang pada era itu.

Akan tetapi, Jerman yang terbagi menjadi dua, Jerman Barat dan Timur tidaklah saling berperang. Namun, kedua negara ini tetap saling “bergesekan”, mengingat kedua negara ini menganut ideologi yang amat berbeda. Jerman Barat berkiblat pada Amerika Serikat yang membawa sistem kapitalis, sementara itu, Jerman Timur berkiblat pada Uni Soviet yang mempunyai sistem komunis.

Kurang lebih, kondisi kedua negara ini sama seperti yang digambarkan di Spy X Family.

Di scene paling awal, kita sudah mendapatkan scene berdarah, di mana seorang diplomat dari negara Westalis tewas akibat “kecelakaan”. Scene beralih ke rapat yang dilangsungkan oleh intelejen negara Westalis. Kita mendapatkan gambaran bahwa kecelakaan tersebut diakibatkan oleh beberapa pihak dari Ostania yang menginginkan terjadinya perang antara Ostania dan Westalis.

Mereka memutuskan untuk menurunkan mata-mata terbaik mereka yang mempunyai kode nama “Senja”. Ini sangat menarik perhatian penulis, mengingat pada versi aslinya, nama dari sang “Senja” harusnya tetap dalam bahasa Inggris, yakni “Twilight”.

Namun, MUSE Indonesia yang mengisi subtitle sudah mengklarifikasi hal tersebut. Nama “Senja” tersebut diambil dari dubbing Jepang yang menyebut sang karakter dengan nama “Tasogare”, yang jika diartikan secara literal ke dalam bahasa Indonesia adalah “Senja”.

Ini adalah perubahan yang cukup disayangkan, menurut penulis pribadi. Seharusnya, kode nama sang karakter original dari versi manganya tidak perlu dilokalisasi lagi ke bahasa Jepang, karena akan membuat kebingungan bagi pembaca manga dan yang menonton animenya.

Anyway, sorotan kemudian beralih kepada sang “Senja” yang terlihat dalam aksinya. Penampilannya sangat memukau, sesuai ekspetasi. Karakternya semakin terlihat “garang” dengan monolog yang ciamik, di mana dia mengisahkan dirinya sendiri sebagai mata-mata dengan jutaan wajah. Pun, Senja secara implisit menyatakan sudah membuang jati dirinya, hanya untuk tugas ini.

Usai sukses dengan tugasnya, Senja kemudian ditugaskan untuk memulai operasi besarnya, Operation Strix—menginvestigasi Donovan Desmond, ketua Partai Persatuan Nasional yang diduga menjadi ancaman utama untuk perdamaian antara Westalis dan Ostania. Untuk memulai Operation Strix, Senja harus mempunyai seorang istri dan anak.

Mengapa Senja harus mempunyai istri dan anak? Karena Donovan Desmond adalah seorang yang sangat paranoid dan jarang sekali untuk berkeliaran di mana-mana. Dia hanya muncul di acara sekolah anaknya.

Sebuah briefing serius untuk sebuah misi seketika di-twist menjadi sebuah komedi. Senja yang kaget langsung menyembur kopinya, dan berkata, “WAH, SERIUS NIH?”

Seketika, dia langsung melakukan aksi out-of-character. Namun, melihat kondisi sekitarnya, ia memutuskan untuk tenang kembali dan mulai memikirkan hal yang harus dilakukan selanjutnya.

Beberapa scene kemudian, Senja mendapati dirinya berada di panti asuhan untuk mencari seorang anak yang dianggapnya layak untuk masuk ke sekolah yang diincar. Sang pemilik panti asuhan menyarankan seorang gadis cilik berambut pink, yakni Anya.

Anya saat pertama kali bertemui Senja di Spy x Family

Senja berpikir sembari menganalisis Anya, dan ajaibnya, Anya dapat menjawab keraguan dari Senja, sehingga Senja tanpa pikir panjang langsung mengangkut Anya ke dalam keluarga barunya, yakni Keluarga Folger.

Senja mempunyai nama baru, Loid Forger, dan Anya mengadopsi nama keluarga barunya, Anya Forger. Anya diam-diam mempunyai kekuatan telepati, sehingga dapat dengan mudah membaca pikiran ayahnya. Namun, uniknya, sang ayah tidak tau apa-apa tentang kekuatan anaknya. Sedari awal, Anya sudah tertarik dengan Senja yang merupakan agen mata-mata.

Sisa episode anime ini adalah proses bonding antara Senja dan Anya. Senja yang tidak mengerti sama sekali tentang sebuah “keluarga”, mulai dapat memahaminya secara perlahan.

Akhir cerita episode pertama, Anya berhasil lolos di tahap pertama seleksi sekolah. Namun, masih ada proses seleksi yang harus dilakukan untuk bisa diterima ke dalam sekolah. Untuk bisa melakukan proses seleksi tahap selanjutnya, Anya harus mengikuti proses seleksi bersama ayah dan ibunya.

Anya di episode pertama Spy x Family

Episode selanjutnya, kita akan kedatangan ibu baru Anya. Kira-kira siapa dia?

***

Kesan pertama penulis untuk adaptasi anime Spy x Family: Oke banget! Sebagai orang yang sudah membaca manganya terlebih dahulu, penulis sudah cukup puas dengan adaptasi anime ini.

Secara plot, sudah diadaptasi dan disajikan dengan cukup baik. Sejauh ini, tidak ada scene penting yang terpotong, sehingga para penonton dapat memahami cerita dengan cukup baik.

Visual? Itu enggak usah diragukan lagi. Hasil kolaborasi antara CloverWorks (yang pernah adaptasi Bunny Girl Senpai, Horimiya, Millionaire Detective, The Promised Neverland) dan WIT (yang pernah adaptasi Attack on Titan Season 1 sampai dengan 3, Vinland Saga) gitu loh! Pokoknya, overall anime ini recommended banget buat kamu yang penasaran pengen nonton.

Saksikan Spy x Family yang mengudara tiap hari Sabtu! Kamu bisa nonton anime ini di Crunchyroll, Netflix, atau platform legal mana pun kesayanganmu.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationmedia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi