Kominfo Minta Maaf ke Gamers, Steam Segera Proses Daftar PSE

3 weeks ago 0 Comments

Baru saja pada akhir pekan lalu, Kominfo menindak tegas pelbagai platform besar yang belum meregistrasikan situs atau aplikasinya ke dalam Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Salah satu platform yang harus diblokir oleh Kominfo adalah Steam, platform marketplace terbesar yang kerap digunakan gamers.

Dengan diblokirnya Steam, Kominfo secara instan langsung menerima tsunami hujatan dari seluruh lapisan masyarakat, terutama dari para gamers yang tak terima platform tempat mereka biasa bermain game terkena banned.

BACA JUGA: 

Akibat dari pemblokiran ini, gamers tidak bisa mengakses berbagai game yang sebelummya telah mereka beli di Steam.

Game esports DOTA 2 dan CS:GO yang juga menjadi bagian dari Steam pun tidak bisa diakses oleh para gamers dari Indonesia.

Para gamers dan developer game lokal mengaku sangat merugi akibat tindakan Kominfo ini.

Dilansir dari suara.com, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan memohon kepada para developer game lokal untuk bersabar, sebab Steam tampaknya mulai mengafirmasi gagasan PSE Lingkup Privat Kominfo.

Untuk (pengembang game lokal) yang distribusi lewat Steam, kami minta tunggu sebentar. Kami sudah ada komunikasi dengan Steam, mereka sedang menyiapkan pendaftaran,” kata Semuel pada jumpa pers virtual, Minggu (31/7/2022).

Kominfo Steam

Semuel menjelaskan bahwa Steam sudah mengirim surat kepada Kominfo dan menyatakan komitmen mereka untuk segera mendaftar ke PSE Lingkup Privat.

Kita tunggu, mudah-mudahan cepat bisa mendaftar,” sambung Semuel.

Mewakili Kominfo, Semuel menyatakan permohonan maafnya kepada para gamers atas pemblokiran Steam.

Mohon maaf untuk pengembang dan pemain game karena masih ada kendala, mereka (Steam) sedang melengkapi dan berkomitmen untuk segera mendaftar,” jelas Semuel.

Adapun sejumlah game lokal yang harus merugi karena platform tempat mereka berjualan terkena blokir ialah Dreadout, Coffee Talk, She and The Light Bearer.

Selain Steam, Kominfo pun memblokir Epic Games, Amazon Prime, Origins, dan juga PayPal.

Sebelumnya, Kominfo telah terlebih dahulu memberikan ultimatum pada para penyelenggara sistem elektronik yang masih belum meregistrasikan dirinya di PSE Lingkup Privat agar segera mendaftar.

Bila tidak mendaftar, Kominfo akan melakukan tindakan tegas, yakni pemblokiran langsung. Ultimatum pemblokiran ini disematkan kepada korporasi mana pun tanpa pandang bulu.

Bahkan, Google pun menjadi sasaran pemblokiran Kominfo pada kala itu karena masih belum mendaftarkan situsnya ke PSE.

Untungnya, menurut Kominfo, Google sudah mendaftarkan diri mereka ke dalam PSE dan saat ini Google sedang dalam proses registrasi mereka ke PSE Lingkup Privat. Oleh karena itu, nama Google tidak jadi masuk ke dalam situs yang harus diblokir oleh Kominfo.

Nah, guys, tampaknya kita akan bisa segera main game Steam lagi, nih!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationmedia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi