Motif Esports Dibubarkan Akibat Pelecehan Seksual pada Tim Valorant Ladies

5 months ago 0 Comments

Motif Esports harus menerima kenyataan pahit karena tim ini harus dibubarkan paksa setelah adanya tuduhan pelecehan seksual dan rasisme terhadap pemain dari tim Valorant Ladies mereka.

BACA JUGA: 

Tuduhan ini berawal dari pengakuan Motif Violet (salah satu player Valorant Ladies Motif Esports) yang mengalami rasisme dan pelecehan seksual dari salah satu petinggi Motif Esports.

Joanne selaku mantan kapten dari Violet pun memperjelas tuduhan tersebut. Ia mengatakan organisasi Motif Esports menciptakan lingkungan yang toxic dan pendiri organisasi, Jack “JawsYT”, melakukan pelecehan seksual kepada tim Valorant Ladies.

Dalam TwitLonger-nya, Joanne mengatakan bahwa ia bergabung dengan Motif Esports untuk membuat tim Valorant Ladies, namun terpaksa harus meninggalkan tim karena karena masalah yang disebabkan oleh pendiri organisasi tersebut.

“Selama saya di Motif, saya dilecehkan secara seksual oleh pendiri organisasi. Itu (pelecehen seksual dan rasisme) lelucon untuknya, tapi itu bukan untuk saya dan juga tidak untuk orang lain,” tulis Joanne dalam TwitLonger miliknya.

Joanne juga mengaku melihat JawsYT melakukan hal yang sama kepada gadis lain. Ia juga memberitahu bahwa dirinya “didorong” ke salah satu rekan setimnya 1 jam sebelum pertandingan VCT.

Selain pelecehan seksual, rasisme juga dialami oleh pemain lainnya. Rebecca (Ceko) dan Mercy (Turki) adalah pemain yang diejek karena aksen asing mereka.

“Dengan mayoritas organisasi berasal dari Inggris, banyak rasisme terhadap pemain non-Inggris. Komentar rasis terus berlanjut meski mereka telah meminta maaf,” ujar Rebecca.

Motif Esports Bubar Akibat Pelecehan Seksual, Mantan Pemain Sukses Bangkit!

Setelah beredarnya pengakuan mantan pemain Valorant Ladies Motif Esports yang mendapatkan pelecehan seksual dari bos mereka, tim pun umumkan pembubaran tim serta pemecatan Jaws dari organisasi.

“Motif Esports secara resmi telah dibubarkan karena insiden ini (tuduhan pelecehan seksual). Sang pendiri “Jaws” tidak lagi berperan dalam pengelolaan organisasi di masa depan,” ujar perwakilan tim, dilansir dari Dot Esports.

motif esports

Dari pantauan UP Station, media sosial Twitter @MotifEsports pun tidak aktif lagi, dan telah di-hack dengan tulisan “our org founder sexually harasses girls” di bagian bio.

Kelima player beserta pelatih Valorant Ladies pun telah keluar dari Motif Esports. Joanne mengaku lega setelah berhasil lepas dari lingkungan toxic tersebut. Kini, Joanne dkk. membentuk tim baru bernama Karma dan akan lanjut berjuang di VCT Game Changers.

“Saya senang telah pergi dengan keempat rekan dan pelatih saya,” tutup Joanne pada TwitLonger miliknya.

Semoga masalah pelecehan seksual dan rasisme di industri esports bisa dihilangkan, dan bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk berbagai ras, suku, agama, serta gender ya, guys!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian, kunjungi UniPin untuk proses cepat, harga murah, dan promo menarik!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationasia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi