[Opini] Volume Penjualan NFT di Tahun 2022 Menurun, Pertanda Mati?

4 weeks ago 0 Comments

Dalam dunia non-fungible token (NFT), akhir-akhir ini banyak yang berspekulasi bahwa itu mungkin sekarat atau segera mati. Bila kamu melewatkan kabar terbarunya, marketplace NFT terpopuler seperti OpenSea memang terlihat tengah menghadapi penurunan volume penjualan pada beberapa minggu terakhir ini.

BACA JUGA:

NFT mati 1

Oleh karena fakta bahwa semakin sedikit orang yang membeli NFT, diperkirakan kalau harganya mungkin akan ikut turun. Itulah yang terjadi saat ini, harga NFT dari beberapa koleksi memang menurun. Berita baiknya, karena murah, kini banyak orang bisa membeli NFT dengan mudah.

Ketika industri cryptocurrency mengalami penurunan nilai, hal ini menyebabkan banyak investor NFT bertanya-tanya apakah NFT masih layak dibeli. Namun, NFT bukan satu-satunya aset cryptocurrency yang mengalami penurunan nilainya. Jadi, bukankah tidak adil bila menganggap NFT sudah mati?

Seperti yang kita tahu, NFT telah ada selama beberapa tahun. Namun, itu baru mulai populer selama (kurang lebih) 2 tahun terakhir. Ini berarti NFT sudah ada jauh sebelum mereka dijual dengan harga jutaan dan cenderung akan tetap ada serta bertahan untuk waktu yang lama sekalipun menghadapi penurunan.

Ada beberapa alasan untuk percaya bahwa NFT tidak sekarat atau mati, di mana ke depannya nilai mereka masih dapat meningkat secara pesat sebagai dampak dari kelangkaannya saat ini. Pada kesempatan ini, UP Station akan berupaya untuk menjelaskan mengapa NFT belum mati.

Minat NFT dari Waktu ke Waktu

Penurunan harga NFT memang merupakan hal yang menjadi perhatian banyak orang beberapa minggu terakhir ini. Namun, dengan volume penjualan yang lebih sedikit itu, statistik malah menunjukkan bahwa jumlah total traders dari waktu ke waktu sebenarnya telah meningkat.

9E30AA3B-45B1-400C-AD38-3D37F0FFEC86

Berdasarkan Dune Analytics, jumlah total traders OpenSea dari waktu ke waktu telah meningkat selama beberapa bulan terakhir. Tabel grafik di atas menampilkan pengguna terdaftar yang memang telah melakukan setidaknya satu transaksi.

Ini berarti sekitar 1,7 juta orang telah membeli NFT pada suatu waktu, dan merasa nyaman dengan proses pembelian, penjualan, atau pun perdagangan dari non-fungible token (NFT) tersebut. Di sana, kita bisa melihat minat NFT dari waktu ke waktu.

Jika kita melihat on-chain activity dari smart contract yang dilacak dari DappRadar, kita dapat memiliki gambaran yang lebih jelas tentang berapa banyak akun yang benar-benar aktif.

NFT mati 3

Berdasarkan gambar di atas, kita bisa melihat ada sebanyak 340,16 ribu pengguna aktif yang telah melakukan hingga 1,6 juta transaksi, dengan volume sebesar $1,72 miliar (sekitar Rp26 triliun) dalam bentuk Ethereum (ETH). Meskipun benar bahwa penggunaan NFT telah berkurang, itu masih jauh dari mati dan statistik di atas membuktikannya.

Apa yang Terjadi pada Pasar NFT dan Mengapa itu Menurun?

NFT mati 4

Ada beberapa industry tracker yang mengklaim bahwa beberapa NFT yang telah dibeli akhirnya menurun nilainya karena kehilangan kegunaan aset dasar mereka. Namun, ada banyak alasan mengapa koleksi NFT atau NFT berpotensi kehilangan nilainya.

Seluruh pasar crypto telah mengalami penurunan baru-baru ini. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang turut menyebabkan turunnya nilai NFT juga. Kita dapat melihat cryptocurrency paling populer sebagai contohnya.

Bitcoin (BTC), pada All-Time High-nya, diperdagangkan senilai $69 ribu (sekitar Rp1 M lebih), dan itu adalah nilainya pada 10 November 2021. Namun per 23 Mei 2022, itu diperdagangkan hanya dengan nilai $30,4 ribu (sekitar Rp445 juta) saja.

Selain itu, kemungkinan lain mengapa NFT menurun nilainya adalah karena adanya beberapa proyek NFT yang mungkin ditinggalkan oleh pembuatnya (tidak berkembang). Sebagai contoh, koleksi NFT yang sukses dapat memberi penggunanya beberapa fitur tambahan yang menguntungkan.

Misalnya, seseorang bisa mendapatkan akses ke klub atau pesta eksklusif di dunia nyata, bisa mendapatkan akses ke saluran Discord eksklusif, atau mendapatkan fasilitas khusus dalam metaverse karena memiliki suatu NFT.

Setiap proyek NFT yang tidak memiliki fitur tambahan seperti ini mungkin bisa menjadi alasan mengapa nilai NFT turun, karena mereka tidak memiliki kegunaan mendukung lainnya untuk membantu mempertahankan nilai jangka panjangnya.

Alasan Mengapa NFT Masih Hidup

1. Floor Price NFT Tidak Jatuh

Bored Ape Yacht Club

Ada banyak proyek NFT yang telah dirilis selama bertahun-tahun dan berhasil mempertahankan nilainya. Salah satu contoh yang paling menonjol adalah Bored Ape Yacht Club (BAYC), yang biasanya dikenal sebagai NFT Bored Apes.

Jika kita mengunjungi marketplace NFT seperti OpenSea, di sana akan terlihat bahwa floor price-nya masih di 95 ETH. Contoh lainnya adalah CryptoPunks dengan floor pirce masih di 50 ETH.

2. Tingkat Besar dari Application Integration

Media sosial

Twitter, Reddit, dan Instagram adalah jaringan media sosial terbesar sampai hari ini, yang semuanya telah menerapkan atau mengumumkan bahwa mereka akan menghadirkan fitur NFT pada waktunya.

Ini adalah jaringan media sosial terbesar yang digunakan oleh jutaan orang setiap harinya. Dengan mainstream adoption dan tingkat besar dari Application Integration yang ada, kita akan melihat NFT meledak dalam popularitas serta bernilai lagi sebagai dampaknya.

Lagi pula, alasan utama beberapa orang mungkin memilih untuk membeli NFT adalah untuk menjadi bagian dari komunitas dari para pemilik koleksi lainnya yang bersangkutan.

Jadi, memamerkan NFT mereka melalui jaringan media sosialnya adalah cara terbaik untuk secara tidak langsung mengiklankan proyek NFT yang disukainya dan menjaga nilai NFT tersebut agar tetap utuh sebagai tambahannya.

3. Dampak pada Industri Game

E83BF265-0ABB-46F1-B779-55E8B523A0B2

Jika sekarang kita meneliti metaverse atau berbagai game play-to-earn (P2E) yang menggunakan teknologi blockchain, kita akan menyadari bahwa saat ini sudah ada ribuan game di luar sana dan masih banyak lainnya yang sedang dikembangkan.

Berbagai game tersebut menarik minat pemainnya dengan memberikan berbagai hadiah kepadanya, karena menghabiskan waktunya untuk bermain game tersebut atau karena mereka menggunakan token cryptocurrency asli permainannya.

Hadiah yang dimaksud pun biasanya berguna di dalam game yang dimaksud. Artinya, itu adalah NFT yang dibuat dengan nilai dan kegunaan, yang pada akhirnya bisa menjadi sebuah motif bagi pemain untuk membeli serta memilikinya.

Bahkan, banyak yang rela membayar/membelinya dari orang lain demi melengkapi koleksi NFT-nya ataupun hanya sekadar untuk menyelesaikan misi tertentu dari permainannya.

Kesimpulannya…

NFT hidup

Sementara perdagangan NFT tengah mengalami penurunan, NFT masih jauh dari mati. Kita juga tetap harus waspada dalam memilih koleksi NFT yang ingin kita investasikan.

Selama seseorang tahu apa yang dirinya lakukan dan membeli NFT yang memiliki kegunaan di baliknya serta dibuat oleh tim yang memiliki reputasi baik, belum terlambat untuk mendalami industri ini.

Last but not least, jika kamu benar-benar menyukai NFT dan ingin menjadi bagian dari komunitas yang diwakilinya, jangan khawatir seandainya kategori NFT/crypto mungkin jatuh, karena ini jelas akan terus ada untuk waktu yang sangat lama.


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi