Nama Outsiders Resmi Kembali Menjadi Virtus Pro

5 days ago 0 Comments

Nama Virtus Pro resmi diperbolehkan kembali di scene kompetitif esports di dunia, setelah sempat dilarang bermain terkait permasalahan perang antara perang Rusia dan Ukraina. Dalam beberapa bulan terakhir mereka menggunakan nama Outsiders untuk tag team-nya.

BACA JUGA :

Beberapa bulan lalu hampir seluruh genre game kompetitif seperti sepakat untuk melarang banner Virtus Pro untuk bertanding secara kompetitif dikarenakan permasalahan perang Rusia-Ukraina yang terjadi beberapa waktu selang.

Hal ini membuat Virtus Pro memutar otak dengan menggunakan nama lain. Outsiders dipilih menjadi nama sementara bagi tim Virtus Pro sambil menunggu perang antara Rusia dan Ukraina mereda.

Pemain Dota 2 asal Rusia yaitu Danil “gpk” Skutin, Dmitry “DM” Dorokhin, Daniyal “yamich” Lazebnyy, Egor “Xakoda” Lipartiya, dan Roman “RAMZES666” Kushnarev terpaksa bermain pada The Last Chance Qualifiers setelah kalah melawan BetBoom di grand final EEU Regional Qualifiers untuk The International 11. Tetapi sudah di pastikan mereka akan bermain dengan tag Virtus Pro.

Hal ini dikarenakan Valve telah mengganti nama Outsiders pada ranking resmi Dota Pro Circuit untuk Virtus Pro. Perubahan nama terjadi setelah investor Armenia Aram Karamanukyan ditunjuk sebagai CEO VP dan juga secara resmi membeli merek dagang organisasi.

vpcsgo

Valve dan penyelenggara turnamen seperti ESL telah memberikan sanksi kepada VP karena menggunakan namanya dalam dunia esports, karena diduga memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Rusia.

Ini karena Sogaz, perusahaan asuransi milik negara Rusia, memiliki saham di grup kepemilikan VP. Sanksi yang dijatuhkan oleh Valve dan ESL merupakan tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.

Sanksi tersebut melarang para pemain Virtus Pro untuk bermain di bawah nama organisasi dan menggunakan kaus masing-masing dalam pertandingan, yang membuat organisasi tersebut menggunakan nama netral Outsiders di semua acara esports termasuk Dota 2 Major, CS:GO, dan Valorant.

Saat ini, Valve tampaknya menjadi satu-satunya yang mengubah pendiriannya, tetapi Virtus Pro mengatakan semua regu mereka akan bermain kembali di bawah tag Virtus Pro di semua game.

Kualifikasi kesempatan terakhir untuk TI 11 yang akan dihadiri Virtus Pro dimulai pada 8 Oktober. Organisasi ini juga akan menghadiri acara IEM Rio CS:GO Major Europe Regional Major Ranking (RMR) pada bulan Oktober, dan para pemain CS:GO-nya juga dapat bermain di bawah Virtus Pro alih-alih Outsides jika ESL juga mencabut sanksi.

Apakah aksi ini memang pantas dilakukan, atau sebuah aksi yang berlebihan? Yuk komen di bawah!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi