Penggiat Esports Sampaikan Solidaritas untuk Ukraina

7 months ago 0 Comments

Pecahnya perang antara Ukraina dan Rusia membuat banyak kalangan angkat bicara mengenai permasalahan ini, termasuk para penggiat esports dari negara Ukraina.

BACA JUGA: 

Saat ini, beberapa pemain dan organisasi esports Ukraina telah berdiri dalam solidaritas dengan para korban perang Ukraina. Tak sedikit juga yang mengecam tindakan Rusia pada negaranya tersebut.

Salah satu yang paling vokal menyuarakan protesnya adalah tim Natus Vincere (NAVI). Organisasi esports asal Ukraina tersebut mengutuk keras atas apa yang dilakukan oleh Rusia lewat media sosial mereka.

Oleksandr “s1mple” Kostyliev, player CS:GO NAVI, mengabarkan kondisi terkini yang cukup kelam di Ukraina. Dirinya juga memohon agar kedua negara segera berdamai agar perang dapat dihentikan.

Penggiat esports dari berbagai game pun ramai-ramai memberikan dukungannya kepada s1mple dan seluruh masyarakat Ukraina yang saat ini terjebak dalam konflik.

Beberapa di antaranya adalah n0tail, timthetatman, Subroza, dan FalleN yang menunjukkan dukungannya lewat sosial medianya masing-masing.

Tyson “TenZ” Ngo menjadi yang paling keras dalam memberikan protesnya pada tindakan Rusia terhadap Ukraina. Pro Player Valorant ini juga menyatakan ketidaksetujuannya terhadap orang-orang yang membuat meme perang di tengah krisis yang terjadi di Ukraina.

Sejumlah organisasi esports pun kompak memberikan dukungannya sebagai bentuk solidaritas sesama penggiat esports. Tim-tim seperti Astralis, Ninjas in Pyjamas, G2 Esports, dan Fnatic mengganti logo mereka sementara sebagai pernyataan bahwa mereka berdiri bersama Ukraina dan perdamaian.

Developer Ukraina Minta Dukungan atas Konflik dengan Rusia

Tak hanya penggiat esports yang ungkapkan solidaritas terhadap Ukraina, developer game asal Ukraina juga mengutuk keras pernyataan perang yang dilakukan oleh Rusia, serta meminta dukungan atas kondisi yang mereka alami saat ini.

Salah satunya adalah GSC Game World, pembuat game Stalker 2. Sebagai studio dengan 300 karyawan, tentu saja mereka panik atas krisis yang terjadi di negaranya. Namun, dukungan terus diberikan untuk Ukraina sebagai negara yang dicintainya.

“Melalui rasa sakit, kematian, perang, ketakutan, dan kekejaman yang tidak manusiawi, Ukraina akan bertahan. Seperti yang selalu terjadi,” tulis GSC Game World.

TallBoys – developer indie yang menciptakan game Militsioner dan Where the Clouds End – juga mengutuk perang yang sedang dialami oleh negaranya.

Mari kita doakan semoga konflik antara Ukraina dan Rusia bisa segera berakhir dan tidak ada lagi korban jiwa dari sipil ya, guys!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationasia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi