[Review] Loki – Serial MCU Terbaik Sejauh Ini!

2 months ago 0 Comments 218 views

Sejauh ini, memang belum ada serial MCU phase 4 di Disney+ yang tampil mengecewakan. Dibuka dengan WandaVision yang penuh teka-teki di awal tahun, dilanjutkan dengan The Falcon and the Winter Soldier yang mengisahkan transisi Sam menjadi Captain America baru.

Loki pun hadir sebagai serial MCU phase 4 yang ketiga. Sama halnya dengan WandaVision, cerita yang diusung di serial Loki sukses mengundang segudang pertanyaan besar penonton tiap episodenya.

Akan tetapi, Loki hadir dengan konsep yang lebih menarik, serta menceritakan hal yang amat krusial untuk kelangsungan MCU ke depannya.

Baca juga:

Lantas, untuk kamu yang belum menyaksikan serial ini, apakah Loki wajib disaksikan? Seberapa menarik cerita yang disuguhkan di sini? Simak review kami berikut ini! Tapi sebelum itu, mari kita masuk ke sinopsis.

Sinopsis

Loki-TVA-Powerful

Serial ini mengambil latar waktu di tengah film Avengers: Endgame, tepatnya ketika para Avengers kembali ke masa lalu dan membekuk Loki yang memporak-porandakan kota New York. Berkat ulah Avengers, Loki berhasil mendapatkan kotak Tesseract dan kabur.

Setelah berhasil melakukan teleportasi ke tengah gurun pasir, ia langsung disambut oleh beberapa Minuteman, yang merupakan petugas dari organisasi TVA. Setelah ditangkap dan dibawa ke markas TVA, Loki pun menyadari bahwa kali ini ia berususan dengan hal yang jauh lebih besar dari sebelumnya: multiverse dan penjaga alam semesta.

Hal ini semakin ia sadari ketika menemui fakta bahwa barang incarannya selama ini yaitu Infinity Stones, bukanlah barang yang bernilai tinggi di TVA dan hanya pantas digunakan sebagai penahan kertas saja.

Usut punya usut, salah satu alasan mengapa dirinya ditangkap adalah karena TVA saat ini sedang berurusan dengan salah satu variant Loki lainnya yang sukses membuat organisasi multi-universe itu kalang kabut.

Bersama dengan salah satu agen TVA yaitu Mobius, Loki pun mengemban tugas barunya sebagai konsultan, sambil mencari kebenaran soal apa yang sebenarnya terjadi di TVA dan alam semesta.

Loki lebih dari sekedar villain biasa

1346906186

Mari kita satukan pikiran sejenak, bahwa semua serial MCU di phase 4 sejauh ini mengangkat cerita yang sangat menarik sangat penting, terutama untuk pengembangan karakter yang bermain di dalamnya.

Wanda yang berusaha move-on atas patah hati parah yang ia alami setelah kematian Vision di WandaVision, serta transisi dalam menerima jati diri Sam Wilson sebagai penerus gelar Captain America di The Falcon and the Winter Soldier.

Loki pun juga sama. Serial ini mengeksplorasi jati diri Loki yang sebenarnya. Serial ini memperlihatkan lebih dalam bahwa Loki lebih dari sekedar villain biasa. Bahwa sesungguhnya, ia adalah makhluk biasa seperti manusia yang rindu akan kasih sayang.

Segala tindakan membabi-buta dan merusak yang ia lakukan, sebenarnya hanya wujud dari rasa frustasi dirinya. Keinginannya bukan kekuasaan, tahta atau glorious purpose, melainkan hanya satu: pengakuan dari orang lain. Ini adalah fakta yang tidak kita temui di film MCU lainnya.

Perubahan character development Loki di serial ini patut diacungi jempol. Ia bukan lagi Loki dikendalikan oleh amarah, haus akan kekuasaan, dan penuh rasa cemburu. Kali ini, ia adalah Loki yang sebenarnya.

Loki yang punya rasa empati dan peduli terhadap orang lain. Serial ini memberikan ruang untuk Loki yang lebih jujur dan membuktikan bahwa ia lebih dari sekedar villain biasa.

Serial yang punya dampak paling besar di MCU

loki-image

Di antara serial MCU lainnya di phase 4, Loki memiliki lingkup cerita yang paling besar. Serial ini sah akan membawa dampak paling besar untuk kelanjutan cerita MCU di masa depan. Di luar dari pengembangan karakter yang apik, Loki adalah serial MCU pertama yang memperkenalkan konsep paling krusial: multiverse.

Seperti yang kita tahu, multiverse akan menjadi “bahan mainan” selanjutnya untuk Marvel. Di sisi lain, DC Comics juga akan mengeksplorasi hal yang serupa lewat film The Flash yang akan tayang tahun depan.

Kita diperkenalkan dengan konsep multiverse, di mana alam semesta yang kita tinggali saat ini, sebenarnya memiliki banyak versi di luar sana yang tampak sama namun berbeda. Sehingga satu orang bisa memiliki banyak kembaran di universe lain, atau disebut dengan variant.

Sepertinya, konsep inilah yang akan menjadi logika baru yang diandalkan Marvel ke depannya untuk MCU. Bahasa halusnya, Loki dibuat sebagai “pemanasan” sebelum kita masuk ke kisah multiverse yang lebih kompleks di film-film selanjutnya.

Logika yang diperkenalkan dalam serial ini, juga semakin membuka kemungkinan adanya crossover dengan karakter Marvel lainnya di masa depan. Mulai dari Spider-Man versi Maguire dan Garfield (meski masih sekedar rumor), X-Men dan Deadpool, hingga Fantastic Four.

Selain itu, ending dari serial Loki juga semakin mempertegas siapa antagonis utama yang akan menghiasi phase 4 dan seterusnya. Ia adalah Kang the Conqueror, yang akan menjadi “Thanos” selanjutnya.

Logika kehadiran Kang di jagat MCU masa depan juga diperlihatkan di sini. Bahwa sebenarnya, Kang adalah variant lain dari He Who Remains, sang pembuat TVA dan penjaga universe.

Kita juga diperkenalkan dengan beberapa karakter lain yang sepertinya masih akan muncul dan punya peran penting di masa depan. Contohnya seperti Ravonna, Sylvie, dan Mobius.

Apalagi kalau kita bicara soal Sylvie, sebab ia adalah penyebab utama kematian He Who Remains, sehingga multiverse berpotensi akan berantakan dan variant Kang akan muncul. Berkat ulahnya, Multiversal War bisa terjadi di masa depan.

Cerita yang rapi di tiap episode

ARC-103-16632_R

Bicara soal kualitas cerita, nampaknya kita tak perlu meragukan Marvel Studios. Setiap cerita di tiap episode yang tersaji di serial Loki terasa rapi. Pace yang disajikan pun terasa pas, tidak terlalu terburu-buru atau terlalu lambat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi