Review Pengabdi Setan 2: Communion – Teror Baru di Rusun Angker

2 months ago 0 Comments

Genre horor hampir selalu menjadi andalan dalam dunia perfilman Indonesia, dan kualitasnya pun makin ke sini makin membaik. Pengabdi Setan 2: Communion adalah yang terbaru, dan menjadi salah satu yang dinanti kehadirannya tahun ini.

Hype film ini terangkat berkat beberapa faktor, seperti jajaran cast yang terlibat, serta sutradara dan penulis yang rekam jejaknya tak perlu diragukan lagi. Selain itu, film pertamanya yaitu Pengabdi Setan, berasil menghebohkan penggemar horor Indonesia kala rilis perdana pada tahun 2017 lalu.

Lantas, apakah sekuelnya mampu memberikan efek mimpi buruk ke penonton yang serupa dengan film pertamanya?

BACA JUGA:

Plot

(43) Official Trailer Pengabdi Setan 2 Communion 4 Agustus 2022 Di Bioskop – YouTube – 0 18

Pengabdi Setan 2: Communion masih berlatar di tahun 80-an. Sang Bapak (Bront Palarae), anak tertua yaitu Rini (Tara Basro), bersama adik-adiknya yaitu Toni (Endy Arfian) dan Bondi (Nasar Anuz), kini tinggal di sebuah rusun lusuh, usai kehilangan Ibu (Ayu Laksmi) dan si anak bungsu, Ian (Muhammad Adhiyat), dalam kejadian mengerikan yang menerpa mereka beberapa tahun lalu.

Mereka tinggal di rumah susun tersebut, karena Bapak percaya, bahwa tinggal bersama dengan orang banyak akan lebih aman untuk mereka.

Keadaan pun berlangung cukup damai selama beberapa saat. Namun semua berubah ketika kejadian tragis lift jatuh terjadi, yang menewaskan belasan orang penghuni rumah susun.

Bersamaan dengan suasana rumah susun yang tengah dirundung duka, mereka tak sadar bahwa teror mematikan akan mampir sebentar lagi.

Suasana Rusun Seram Maksimal, dan Komedi Tipis-tipis

(43) Official Trailer Pengabdi Setan 2 Communion 4 Agustus 2022 Di Bioskop – YouTube – 1 17

Usai meneror penonton di sebuah desa mencekam di film pertama, kini Joko Anwar mengajak kita bermain-main di sebuah rumah susun tua, yang ternyata, benar-benar terbengkalai di dunia nyata.

Satu hal yang kami suka dari film ini adalah bagaimana sang sutradara menciptakan atmosfir yang begitu mencekam dalam rumah susun.

Suasana sepi di dalam bangunan tua yang tampak lusuh, sepinya suasana ketika malam tiba terutama saat listrik padam, membuat kami jantung kami berderbar kencang. Sejujurnya, aspek ini yang lebih membuat kami bergidik ngeri ketimbang sisi jump scare-nya.

Aspek ini tentu saja masih ada dalam Pengabdi Setan 2. Karena jujur saja, film horor tanpa jump scare biasanya akan terasa hambar, meski terkadang banyak film horor yang terlalu mengandalkan aspek ini sebagai bumbu pemanis. Untungnya, film ini tidak demikian.

Harus kami akui, film ini cukup pintar menciptakan suspense atau ketegangan yang maksimal. Pergerakan kamera sederhana yang kerap mengandalkan panning, ditambah lagi dengan suasana rusun yang gelap dan terlalu sunyi, sukses membuat kami menahan nafas beberapa kali.

Tapi meski suspense-nya terbagun dengan baik, beberapa kali hal ini diakhiri dengan jump scare yang kurang memuaskan.

“Oh, begitu saja?”. Begitulah respon kami ketika beberapa kali ketika bagian jump scare-nya tiba. Tapi tetap saja, ada beberapa momen yang berhasil membuat kami berteriak karena kaget.

Untungnya Pengabdi Setan 2 bukanlah tipe film horor yang tak bisa membuatmu bernafas di sepanjang film. Beberapa aspek komedi pun diselipkan ke dalamnya agar membuat penonton sedikit bernafas lega, sebelum dijebloskan kembali ke bagian mencekamnya.

(43) Official Trailer Pengabdi Setan 2 Communion 4 Agustus 2022 Di Bioskop – YouTube – 0 58

Komedi ini datang dari beberapa interaksi karakternya. Tapi menurut kami, para geng anak-anak yang diisi oleh Bondi dan kedua temannya, serta Toni dan Pak Ustad, adalah penyumbang komedi utama di film ini.

Sejujurnya, Pak Ustad adalah favorit kami. Ia menjadi karakter yang kerap berkata bijak, meyakinkan karakter lainnya yang ketakutan dengan nasihat agamis (meski kami sudah terbaca bagaimana nasib akhir karakter ini), dan menjadi biang kerok kesialan dari beberapa karakter.

Contoh yang cukup kocak, ketika ia secara random meminta bantuan Toni untuk menemaninya mengecek keadaan para mayat di berbagai ruangan pada saat kondisi mati lampu. Ngehek sekali.

Cerita yang Terlalu Ambigu

(43) Official Trailer Pengabdi Setan 2 Communion 4 Agustus 2022 Di Bioskop – YouTube – 0 49

Pengabdi Setan 2 punya cerita yang sebenarnya menarik, karena ia tak hanya memperlihatkan keadaan sang keluarga usai kejadian naas yang menimpanya beberapa tahun lalu, tapi juga membahas beberapa kejadian di masa lalu untuk melengkapi cerita keseluruhan. Sayangnya, ini justru menjadi bumerang.

Secara garis besar, cerita yang coba disuguhkan di film ini masih terlalu ambigu menurut kami. Malah lebih ambigu dari film pertamanya. Terlalu banyak hal yang tak dijelaskan, sehingga meninggalkan benak penonton yang penuh tanda tanya.

Ini juga berlaku untuk bagian flashback yang kebanyakan fokus ke karakter Budiman (Egi Fedly), menurut kami belum menjawab misteri besar yang ada di film ini.

Banyak sekali pertanyaan besar yang belum terungkap, seperti apa tujuan sepasang kekasih yang ada di akhir film pertama, atau mengapa para mayat yang diperlihatkan di masa lalu bisa muncul seperti itu.

Sialnya, ini juga berdampak ke akhir film yang terasa agak anti-klimaks, mirip seperti film pertamanya. “Oh, begitu saja?”, jadi kata yang lagi-lagi terucap ketika film ini berakhir.

Tapi sisi positifnya, seluruh keambiguan yang ditampilkan dalam film kedua ini, termasuk bagian akhirnya yang sangat “kentang”, menurut kami sengaja dibuat untuk menyiapkan panggung besar yang sesungguhnya di film ketiga nanti.

Sehingga untuk kamu yang punya banyak pertanyaan seperti kami di film ini, nampaknya harus sabar menunggu sampai Pengabdi Setan selanjutnya tiba.

Kesimpulan

(43) PENGABDI SETAN 2 – OFFICIAL CLIP – YouTube – 1 13

Joko Anwar lagi-lagi berhasil menciptakan film horor yang berbeda lewat Pengabdi Setan 2. Gaya berceritanya yang tak biasa, dan atmosfir mencekam yang berhasil dibuat tanpa berpindah lokasi, menjadi favorit kami. Ini ditambah dengan hadirnya komedi deadpan yang tersaji tanpa terduga.

Meski begitu, Pengabdi Setan 2 bukanlah film yang sempurna. Beberapa bagian jump scare kurang begitu apik, cerita yang masih terlalu ambigu dan sukar dicerna, serta akhir film yang begitu kentang, menjadi kelemahan film ini.

Tapi di luar itu semua, Pengabdi Setan 2 adalah film yang wajib disaksikan pecinta genre horor. Dear Joko Anwar, terima kasih telah membuat kami (lagi-lagi) tak berani pipis sendirian saat malam tiba.

Rating: 7/10


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:m
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi