Rugi Rp14 Triliun, Induk Perusahaan Garena PHK Puluhan Karyawan

5 months ago 0 Comments

Dampak pandemi dalam dunia bisnis memang sangat berat. Contoh nyatanya adalah Sea Limited mengalami kerugian yang nilainya bisa mencapai USD1 miliar atau sekitar IDR14.,9 triliun.

Kerugian dalam jumlah sebesar yang dialami induk perusahaan dari Garena dan Shopee itu, membuat perusahaan asal Singapura ini harus memberlakukan PHK ke puluhan karyawannya yang terkait dengan unit bisnis tersebut.

BACA JUGA:

Dilansir dari berita Reuters menyebutkan bahwa sebelumnya, karyawan perusahaan terkait sudah diberi tahu akan adanya pemutusan hubungan kerja.

Platform streaming game dan aplikasi komunitas Booyah sudah dipastikan akan ditutup oleh Sea Limited. Sebanyak 30-40 karyawan berdampak dari adanya kerugian ini. Aplikasi tersebut juga akan dihentikan dan tidak akan diperbaharui lagi.

Selain terjadinya PHK, cabang pengembangan konglomerat teknologi, Sea Limited juga akan menutup beberapa proyek eksperimenal terbesarnya, termasuk proyek blockchain dan could public.

Sea Limited juga sebelumnya pernah melakukan hal yang sama dengan melepas puluhan orang. Pihaknya mengatakan bahwa hal itu terkait dengan rencana Sea Limited untuk meningkatkan profitabilitas.

Seorang perwakilan dari Sea Limited mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan telah “membuat beberapa perubahan untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi kami yang berdampak pada sejumlah peran”. Mereka juga mengatakan bahwa perusahaan akan fokus pada “kekuatan jangka panjang ekosistem kami”.

Lebih lanjut, dia menolak untuk mengatakan berapa banyak pekerjaan yang terdampak dari kerugian yang dialaminya.

 

Screenshot 2022-09-07 134316

Sea Limited belakangan telah mengalami kemunduran, hal ini menyebabkan harga saham Sea Limited turun. Dalam sepanjang tahun ini tercatat penurunan harga saham Sea Limited lebih dari 72%.

Beberapa hal yang menyebabkan harga saham Sea Limited menurun ialah, pada Maret 2022 lalu, mereka mendapat “pukulan” dari pemerintah India pada divisi e-commerce Shopee. Pihaknya terpaksa harus menutup lini bisnis e-commerce-nya itu dari pasar Asia Selatan.

Selain itu, pada Juni 2022, induk perusahaan Garena ini juga melakukan PHK masal pada karyawan di seluruh divisi e-commerce Shopee. PHK ini bukan hanya dilakukan di Asia Tenggara saja, tetapi juga di Meksiko, Argentina dan Chili, serta tim yang membantu ekspansi Shopee di Spanyol.

Pada bulan lalu, Sea Limited juga mengalami situasi yang kurang menguntungkan. Lantaran di catatan kinerja keuangan kuartal II/2022 mengalami kerugian. Hal itu membuat sahamnya anjlok 14%. Harga saham tersebut membuat pendiri Shopee kehilangan sebesar USD800 juta.

Semoga saja hal ini tidak berpengaruh ke Garena dan game Free Fire andalannya, ya!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTubeUpstation Media
Twitter@Upstationmedia
Instagram@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
DiscordUniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi