Dokumenter dan Sesi Curhat Para Pemain Ragnarok M: Eternal Love

4 months ago 0 Comments 670 views

Sejak tahun 2002 sampai dengan tahun 2018, dimulai dari Korea hingga meluas ke China, game Ragnarok Online (RO) telah hadir dan mengisi hari-hari para gamers selama 16 tahun lamanya. Bagi kebanyakan adventurer (julukan untuk pemain game ini), RO bukan hanya sekedar sebuah game, melainkan juga sebuah kenangan manis bagi para generasi muda. Hingga detik ini, Ragnarok M (Ragnarok Mobile) masih mewarisi ciri khas desain yang imut dari game aslinya, alunan musik yang merdu serta gameplay yang menarik. Hal ini pun mengembalikan memori pertama saat para gamers bergabung di Rune Midgard!

Dokumenter dan Sesi Curhat Para Pemain Ragnarok M: Eternal Love Dari sejak perilisan Ragnarok M: Eternal Love SEA Ver. dimulai, Gravity, selaku publisher game ini telah menerima banyak dukungan dan feedback positif. Sebagai ucapan terima kasih kepada para adventurer, kali ini salah satu bagian dari Komite Prontera telah menyiapkan sebuah wawancara eksklusif dengan tiga pemain veteran RO. Mari bersama kita simak apa saja sih kisah misteri yang mereka alami di Prontera, serta kejadian berkesan lainnya yang ada di ROM!

Ilona Wu: Ke warnet untuk bermain RO, hanya bisa bermain saat akhir pekan dan sekali main menghabiskan waktu 4 jam.

Ilona Wu bekerja sebagai seorang Freelancer, sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah perusahaan game di China dan merupakan seorang fans setia ROM. ”Sewaktu kecil kakak laki laki yang pertama kali mengajariku bermain RO”, ujar Ilona Wu. Ia mengatakan setiap minggunya ia dan kakaknya pasti akan menyisihkan sejumlah uang untuk setiap pekannya pergi ke warnet bermain RO, setiap kali kira-kira 4 jam lamanya mereka menghabiskan waktu bermain di warnet. RO adalah game online pertama yang dimainkan oleh Ilona Wu, Poring adalah salah satu alasan yang membuatnya begitu mencintai RO. Selain itu, ia juga selalu memainkan RO bersama teman-temannya, oleh karena itu semakin banyak juga topik yang bisa dibahas bersama.

图2

Setelah mencapai level 30 dan Ilona memilih peran sebagai Job Mage, dirinya pergi ke Pyramid untuk memburu Mummy, di tengah proses farming, dia akan bertemu dengan Isis yang cukup merepotkannya.

Lukkeaw Thitikun: Kuota Internet yang habis namun masih gagal untuk menginstall RO, sehingga dirinya pun mengganti ke kuota unlimited.

Pertemuan Lukkeaw Thitikun dengan RO bermulai dari sebuah toko disc, saat dirinya akan membeli sebuah disc game, pemilik toko menawarkannya sebuah game populer RO. Yang unik disini adalah Lukkeaw Thitikun menggunakan kuota internet yang cukup besar dan kuota yang tersisa sudah hampir habis, namun dirinya masih belum berhasil menyelesaikan download game. Pada zaman itu masih belum tersedia RO versi server Thailand, ia pun akhirnya bermain di server inter Chaos.

Setiap kali tersambung ke koneksi internet akan ada suara berisik dari modem, Lukkeaw Thitikun yang diam-diam mencuri waktu bermain di malam hari pun mengambil inisiatif dengan meletakkan sebuah kain diatas modem untuk menghilangkan suara berisik tersebut. Kebiasaan bermainnya di malam hari ini pun mengakibatkan membengkaknya tagihan rumah hingga 1000 Baht lebih atau sekitar 430 ribu rupiah. Bermain RO membuat Lukkeaw Thitikun semakin lebih mengenal dunia internet dan kemajuan teknologi, hal ini diakuinya sangat bermanfaat bagi perkembangan usaha yang sedang ditekuninya, selain itu dirinya juga banyak mendapat kenalan teman di dalam game.

图3

“Aku pernah selama 4 hari lamanya tidak tidur, menghajar BOSS, hunting equipment, dari mendapatkan Maya Card sampai Ghostring Card, semuanya laku terjual hingga 30000 Baht (sekitar 13 juta rupiah) ke pemain lainnya”, pungkas Lukkeaw Thitikun dengan bangganya.

Gike Tanes P.: Tersihir oleh karakter imut, terus melanjutkan petualangan.

Sama seperti Ilona Wu, Gike Tanes P. memulai awal permainannya di warnet, spanduk yang terpajang di warnet saat itu telah menarik perhatiannya. Seiring dengan keseringannya bermain, ia pun semakin tergila-gila dengan game ini, hingga Ayahnya membelikan sebuah PC dan ia pun terus melanjutkan permainannya di rumah.

You may also like
Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi