Jika Bukan Time Keepers, Siapa yang Menciptakan TVA di Serial Loki?

3 months ago 0 Comments 232 views

Hingga episode 4, kita masih belum tahu pasti siapa musuh utama dari serial Loki. Awalnya kita mengira Lady Loki alias Sylvie yang menjadi musuh utama, tapi ternyata ia hanya ingin menghancurkan TVA yang menculiknya ketika kecil.

Kita pun curiga jika Time Keepers yang disebut Loki sebagai space lizard memiliki niat busuk dengan mendirikan TVA. Akan tetapi, ternyata ketiga Time Keepers hanyalah robot tanpa pikiran.

Jika bukan mereka, lantas siapa yang mendirikan TVA? Banyak teori yang berkembang, tapi tidak ada satupun yang telah terbukti. Kita hanya memiliki satu petunjuk: Ravonna Renslayer lebih tahu dari kita.

BACA JUGA:

Hubungan Ravonna dan Kang the Conqueror

Kang The Conqueror

Karakter Ravonna Renslayer diperankan oleh Gugu Mbatha-Raw di serial Loki. Ia menjadi hakim yang memutuskan untuk mengeksekusi Loki sebelum dihentikan oleh Mobius. Akan tetapi di versi komik, namanya cukup memiliki peran besar. 

Bagaimana tidak, di komik ia diceritakan menjadi kekasih dari Kang the Conqueror, villain yang diisukan menjadi “Thanos” untuk phase 4. Ia yang merupakan seorang putri jatuh cinta kepada Kang yang melakukan perjalanan waktu. 

Sama seperti serial WandaVision yang memperkenalkan villain baru dalam sosok Agatha Harkness, nampaknya serial Loki juga akan memperkenalkan villain baru yang akan muncul di film dan serial selanjutnya.

Sebelumnya, sudah santer terdengar bahwa Kang the Conqueror akan menjadi villain utama dari film Ant-Man and the Wasp: Quantumania dan akan diperankan oleh aktor Jonathan Majors.

Jika hubungan antara Ravonna dan Kang dibawa ke serial ini, menjadi masuk akal jika dirinya mengetahui sesuatu yang tidak diketahui oleh rekan-rekan TVA lainnya. Artinya, dalang dari siapa yang membuat TVA juga otomatis dilakukan oleh Kang.

Akan tetapi, ada satu teori menarik lainnya terkait siapa yang yang membuat TVA sebenarnya.

Musuh Utama Loki, adalah Loki?

Varian Loki Lainnya

Di awal episode 4, kita bisa melihat Ravonna menangkap Sylvie ketika kecil. Namun, ia bisa kabur dengan mencuri Timepad milik Ravonna. Akibat dari penangkapan dan kaburnya Sylvie, muncullah masalah yang mengacaukan TVA saat ini.

Pertanyaannya, kenapa ia ditangkap walau tidak melakukan apapun? Tidak mungkin Sylvie yang sedang bermain di istana Asgard merusak tatanan Sacred Timeline.

Hal ini memunculkan teori baru. Siapapun yang menciptakan TVA, ia terlihat seolah ingin mengumpulkan Loki sebanyak mungkin. Hal ini juga terlihat dari munculnya empat varian Loki di bagian post-credit.

Orang yang begitu menyukai Loki adalah, dirinya sendiri! Hal ini dibuktikan dengan jatuh cintanya Loki kepada Sylvie yang merupakan varian dirinya yang lain hingga bisa menimbulkan kejadian Nexus yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Hal tersebut terasa masuk akal. Loki yang membuat TVA ini ingin mengoleksi varian dirinya yang lain dan mungkin memusnahkannya satu per satu. Ia seolah ingin menjadi satu-satunya Loki yang ada di multiverse.

Jika memang benar varian Loki lain yang menciptakan TVA, maka serial ini benar-benar penuh dengan Loki sesuai dengan namanya.

***

Dari episode empat, kita dapat menyimpulkan bahwa siapapun dalang di balik TVA adalah penjahat sesungguhnya. Ia menculik orang-orang tak bersalah, mencuci otak mereka, dan dijadikan varian agar bekerja untuk TVA.

Ravonna yang mengetahui kenyataan di balik TVA dan berusaha melindungi sosok di belakangnya, kemungkinan bukan seorang varian. Mungkin dia juga varian, namun memilih untuk benar-benar mengabdi untuk dalang TVA.

Serial Loki masih memiliki dua episode lagi. Entah kejutan apalagi yang sudah dipersiapkan untuk kita.


Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:
Facebook: UP Station Indonesia
Twitter: @Upstationasia
Instagram: @upstation.asia

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi