Spoiler Alert, Inilah 5 Momen Tersedih di Narcos!

6 months ago 0 Comments

Narcos adalah serial drama berbasis crime yang mengadaptasi dari cerita nyata kehidupan para kartel di Kolombia serta Meksiko. Sebagai sebuah serial, Narcos tentu saja menyajikan banyak momen bahagia atau bahkan tersedih di dalamnya.

BACA JUGA:

Adapun momen tersedih di serial ini sudah UP Station rangkum, dimulai dari tiga season awal sampai dengan spin-off-nya, Narcos Mexico. Ada apa saja? Berikut daftarnya!

5. Hari-hari Terakhir Pablo Escobar

IMG_20220206_035444

Pablo Escobar adalah bos besar di dunia kartel kriminal Kolombia. Ia telah memimpin kartel Medellin, dari awal sekali sampai dengan kejatuhannya.

Pablo telah menjelma menjadi seorang iblis yang amat ditakuti pemerintahan Kolombia dan juga Amerika Serikat karena sindikatnya yang amat berbahaya di bidang narkoba. Namun, entah kenapa Pablo seakan dapat menyulap para penonton untuk ikut menangisi takdir mengerikan yang dialaminya.

Pada hari terakhir sebelum meninggal, ia sengaja berjalan-jalan sendirian di taman dan tiba-tiba membayangkan bertemu dengan sepupunya Gustavo yang telah lama meninggal.

Pablo mengobrol di tengah taman dengan sang sepupu–membahas rencana Pablo ke depannya usai kepalanya ditanamkan buruan berharga besar.

“Hey, kau kangen aku gak, brengsek?”

“Kangen banget.. Selalu.”

Kemudian, percakapan pun berakhir. Gustavo hilang dari ilusi Pablo. Pablo kemudian harus menemui ajalnya di rumah, saat para tentara menyerbu. Bak panggung eksekusi, ia dan bawahan terakhirnya, Limon, ditembak mati.

4. Pablo Acosta Memilih Mati daripada Menerima Perlindungan Saksi

IMG_20220206_040136

Bos besar kartel Juarez, Pablo Acosta yang juga menjadi paman dari “El Senor de los Cielos” Amado Carrillo Fuentes, adalah seseorang yang sangat terhormat di dunia kriminal. Pablo Acosta tidak bersifat seperti tiran, dia seorang bos kartel yang dapat menghormati orang, sebagaimana mestinya manusia diperlakukan.

Berbeda jauh dengan bos kartel lain yang dapat mengeksekusi mati masyarakat tak bersalah di tempat, Pablo Acosta tak pernah mau melakukan hal itu.

Pada akhir hidupnya, ia diburu habis-habisan oleh polisi korup sewaaan Felix Gallardo. Dia bisa saja selamat dengan menerima perlindungan saksi oleh DEA Walt Breslin, tetapi dia memilih mati ditembaki aparat korup.

Sebelum ia mati, ia sempat berkata pada Breslin, “Sampaikan maafku pada Mimi..”

Pablo tewas mengenaskan meninggalkan kekasih dan anaknya yang sedang dikandung.

3. Pembunuhan Keluarga Hector Palma

IMG_20220206_040233

Hector Palma adalah bos besar dari kartel Sinaloa di Meksiko. Dia sempat menjadi bos besar dari El Chapo, figur besar kartel Meksiko yang terkenal.

Diceritakan, Hector sempat berseteru dengan Felix Gallardo selaku pemimpin federasi kartel di Meksiko. Hector kemudian mengalami peristiwa yang menyebabkannya masuk ke dalam penjara.

Di lain sisi, Felix ingin menyingkirkan Hector Palma secara utuh, maka dari itu ia menyuruh salah satu bawahannya, Clavel yang melakukan eksekusi.

Istri Hector Palma dan anak-anaknya dibawa Clavel dari tempat persembunyiannya untuk pergi “menyelamatkan diri” dari kejaran Felix Gallardo.

Mereka berhenti di suatu jembatan dan mengobrol sebentar. Namun, tiba-tiba Clavel menembak mati istri Hector Palma dan kemudian menjatuhkan mobil yang di dalamnya berisi anak-anak ke bawah jembatan.

Tragis, keluarga Hector Palma semua tewas seketika. Lebih tragis lagi, ini cerita betulan terjadi di dunia nyata saat seluruh keluarga Hector Palma dibunuh atas perintah Felix Gallardo.

2. Pablo Escobar Membakar Jutaan Dolar untuk Putrinya

IMG_20220206_040247

Sekali lagi, sang jelmaan iblis yang dikenal sangat kejam dalam aksinya ternyata punya sisi yang dapat menghipnotis para penonton untuk ikut terharu pada apa yang dilakukannya.

Saat Pablo sedang dalam buronan polisi dan kartel lain, ia terpaksa bersembunyi di salah satu kediamannya yang jauh dari kota. Dengan kata lain, dia sulit untuk bisa ke mana-mana.

Di rumahnya itu, kebetulan tidak ada selimut yang cukup untuk menghangatkan putrinya. Putrinya itu amat kedinginan pada malam hari, dan Pablo sontak langsung membakar tumpukan uang di ruang penyimpanan agar putrinya tidak jatuh sakit.

Dia sangat peduli dengan keluarganya, walaupun itu harus membakar asetnya sendiri. Itu dia lakukan tanpa pikir panjang dan keberatan.

1. Kiki Camarena dan Kartel Meksiko

images (24)

Kiki Camarena adalah agen DEA yang ditugaskan untuk menyelidiki pergerakan kartel di Meksiko. Dia bekerja dengan amat ambisius.

Sempat ingin menyerah dengan tugasnya di Meksiko, tetapi pada akhirnya berhasil mengungkap lokasi dari ladang marijuana terbesar yang menjadi mesin pencetak uang raksasa bagi para kartel.

Dengan bantuan aparat, ia menyerbu tempat itu dan “mematikan” penghasilan besar para kartel dengan instan. Tentu saja, itu mengundang amarah dari para kartel, terutama Rafael Quintero selaku pemilik ladang tersebut.

Kiki kemudian diculik dan diinterograsi. Dia mengalami siksaan yang amat berat bak merasakan kehidupan di neraka. Atas perintah Felix, akhirnya ia dibunuh. Mayatnya ditemukan oleh teman-temannya setelah membusuk.

***

Jadi menurutmu, momen mana yang tersedih dari serial Narcos? Tuliskan komentarmu di bawah!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station. Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah! Subscribe channel YouTube UniPin Gaming untuk nonton konten game menarik.

Follow akun sosial media kami di:

Facebook: UP Station Indonesia

YouTube: UP Station Media

Twitter: @Upstationasia

Instagram: @upstation.media

Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi