Sutradara Moon Knight Kritik Black Adam dan Wonder Woman 1984!

8 months ago 0 Comments

Persaingan antara DC dan Marvel di dunia film superhero memang sudah menjadi rahasia umum dan tidak terelakkan saat ini. Yang terbaru ada sutradara Moon Knight yaitu Mohammed Diab yang secara terbuka memberikan kritik kepada Black Adam dan Wonder Woman 1984.

Yup, dalam sebuah interview, Diab mengungkapkan bahwa film Black Adam sangat jauh dan tidak mempresentasikan mitologi kuno Mesir secara tepat. Ia pun membandingkan film DC tersebut dengan film karyanya yang akan rilis sebentar lagi yatiu Moon Knight.

Dilansir dari Screenrant, Diab juga kesal atas pilihan karakter dan juga keterlibatan orang-orang Mesir di film yang dibintangi Dwayne Johnson tersebut karena sangat kurang dari segi teknis. Lalu ia juga merasa jika film tersebut sangat jauh dari namanya budaya Mesir, padahal sangat jelas jika karakter tersebut diambil dari mitologi Mesir.

“Saya benar-benar kesal dengan DC ketika mereka menempatkan Black Adam di negara timur tengah fiktif sebagai alasan untuk membuang orang non-Mesir, padahal itu jelas dimaksudkan untuk berada di Mesir. Peluang perwakilan (Mesir) tidak boleh disia-siakan,” ucap Diab.

Selain itu, Diab juga mengungkapkan jika DC telah mengambil langkah yang terlalu berani karena menampilkan berbagai hal yang ada di film Black Adam tersebut. Ia merasa film tersebut sangat salah karena sejatinya iterasi komik tidak pernah menyebutkan Mesir.

Diab pun mengambil contoh dari yang Ia lakukan pada serial Moon Knight yang menurutnya telah menampilkan bakat-bakat orang Mesir sebagai representasi budaya dari negara tersebut.

“Saya ingin menampilkan bakat Mesir sebanyak yang saya bisa. Setiap budaya harus diwakili oleh orang-orangnya jadi saya menyewa aktor, editor, desainer kostum, direktur seni & komposer yang semuanya orang Mesir,” tegasnya.

Selain Black Adam, Diab juga secara terbuka memberikan kritik pada Wonder Woman 1984 dalam interview terpisah. Lagi-lagi Ia menyayangkan bagaimana Warner Bros dan DC dalam merepresentasikan Mesir di dalam film tersebut.

ezgif.com-gif-maker (7)

“Anda tidak pernah melihat Kairo, Anda selalu melihat Jordan menjadi tempat syuting untuk Kairo, lalu Moroko sebagai Kairo, hingga Spanyol sebagai Kairo,” ucap Diab

“Lalu saya ingat juga menonton Wonder Woman 1984 di mana ada scene besar di Mesir dan itu memalukan kami. Kami digambarkan memiliki Syekh, itu tidak masuk akal. Mesir benar-benar digambarkan sebagai negara dari abad pertengahan dan terlihat seperti gurun” lanjut Diab lagi.

Serial karya Mohammed Diab sendiri, Moon Knight juga akan membahas tentang mitologi Mesir kuno dan akan mulai tayang pada 30 Maret mendatang di Disney+. Apakah ia akan menampilkan representasi Mesir yang benar pada serialnya tersebut? Mari kita nantikan saja, ya!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook: UP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi