Terinspirasi SAO, VR Palmer Luckey Bunuh Pengguna bila Mati dalam Game

4 weeks ago 0 Comments

Palmer Luckey, pendiri sekaligus pencipta headset VR Oculus, membuat geger komunitas gamers di seluruh dunia setelah berhasil menciptakan sebuah headset VR baru yang mampu membunuh penggunanya apabila mereka mati di dalam game, macam Sword Art Online (SAO)!

BACA JUGA: 

Sebagai bapak realitas virtual modern, bukan hal mengejutkan bila Palmer Luckey mampu menciptakan berbagai macam headset VR dengan segudang keistimewaan yang disematkan di dalamnya. Namun, hasil ciptaannya yang satu ini jauh dari nalar dan membahayakan siapapun yang menggunakannya.

Terinspirasi dari anime SAO, proyek headset VR ini diberi nama NeveGear. Sama seperti animenya, Palmer Luckey ingin memerangkap para gamers di dunia virtual dan harus bertahan hidup bila tak ingin tewas di dunia virtual maupun dunia nyata.

Ide untuk mengikat kehidupan nyata Anda ke avatar virtual selalu membuat saya terpesona – Anda langsung meningkatkan taruhannya ke tingkat maksimum dan memaksa orang untuk secara mendasar memikirkan kembali bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia virtual dan para pemain di dalamnya.

Grafis yang diperbesar mungkin membuat game terlihat lebih nyata, tetapi hanya ancaman konsekuensi serius yang dapat membuat game terasa nyata bagi Anda dan setiap orang dalam game,” tulis Palmer Luckey dalam sebuah posting blog, menjelaskan proyek ini.

vr sword art online sao

Menurut Palmer Luckey, serial anime dan light novel SAO membuat orang tertarik dengan dunia Virtual Reality/VR, terutama di Jepang. Palmer Luckey sendiri menerbitkan posting tentang headset VR ‘pembunuh’ ini pada 6 November, hari di mana SAO ditayangkan di dunia fiksi game.

Palmer Luckey mengatakan bahwa proyek NeveGear sudah sampai setengah jalan. Memiliki desain mirip Meta Quest Pro, NeveGear dihubungkan dengan tiga modul muatan eksplosif yang berada di atas layar, yang ditujukan untuk memberikan rangsangan secara langsung ke otak depan penggunanya. Jika meledak, headset VR tersebut akan melenyapkan kepala penggunanya.

Ketika layar yang ditampilkan bertuliskan ‘game-over’, muatannya menyala dan langsung menghancurkan otak pengguna,” kata Palmer Luckey.

Palmer Luckey membela diri dengan menjelaskan bahwa proyek NeveGear merupakan sebuah karya seni dalam dunia game. Ia menegaskan akan terus mengotak-atik headset VR ‘SAO‘ miliknya hingga benar-benar bekerja sesuai keinginannya.

Semoga kita tidak kebagian headset VR ini meskipun gratis, ya!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungi UniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
FacebookUP Station Indonesia
YouTube: Upstation Media
Twitter: @upstationmedia
Instagram: @upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord: UniPin Official Community

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi