Tim e-Sport SMAN 7 Bandung Jagoan di Kompetisi eSport Nasional

3 months ago 0 Comments 568 views

Jakarta – Final kualifikasi JD.ID Highschool League (HSL) 2018 berlangsung seru. Tim eSport SMA Negeri 7 Bandung berhasil menjadi yang terbaik.

Tim yang beranggotakan Rizki, Haikal, Agung, Rico, dan Dekis ini berhasil meraih kemenangan fantastis di kategori Dota 2 setelah menaklukkan lawan terberatnya dari kota yang sama, tim esports SMA Negeri 23 Bandung yang beranggotakan Fajar, Maleakhi, Andi, Iqbal, dan Dika. Untuk posisi tim esports terbaik ketiga di babak kualifikasi ini adalah tim esports SMA Marsudirini Bekasi.

“Lawan yang kami hadapi di final kualifikasi adalah lawan tangguh. Kunci kemenangan kami adalah pada kesolidan tim dan keberhasilan dalam meminimalkan kesalahan-kesalahan. Pencapaian hari ini kami harapkan dapat kami pertahankan di musim kompetisi Liga Seri A yang dimulai di tahun depan dan semoga dapat menjadi prestasi yang membanggakan sekolah kami,” ungkap Agung, Kapten Tim Esports SMA Negeri 7 Bandung.

Sementara itu di kategori Mobile Legend yang menjadi pertandingan eksibisi menempatkan tim esports SMK Telkom Makassar di posisi pertama, diikuti oleh tim esports SMA Kristen Petra 1 Surabaya di peringkat kedua, dan tim esports SMA Negeri Purwodadi di peringkat ketiga.

Tim e-Sport SMAN 7 Bandung Jagoan di Kualifikasi JD.ID HSL 2018

Babak kualifikasi liga esports antar pelajar sekolah menengah atas (SMA/SMK) meloloskan 20 tim terbaik yang berhak berkompetisi di Seri A JD.ID HSL 2018 musim kompetisi pertama 2019 yang rencananya akan berlangsung pada Februari hingga April tahun depan. 

Ke-20 tim esports yang bertanding di kompetisi Dota 2 tersebut lolos setelah berhasil melewati serangkaian laga yang sangat kompetitif yang diikuti oleh 173 tim esports SMA/SMK di Indonesia. 

Tim esports tersebut adalah tim SMA Marsudirini Bekasi, SMA Bhakti Anindya Tangerang, SMAN 7 Bandung, SMAN 23 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 8 Malang, SMKN 1 Cipanas, SMKN 4 Bandung, SMAN 1 Surakarta, SMA/SMK Yadika 2 Jakarta, SMK 1 BPK Penabur Bandung, SMAN 1 Bandar Lampung, SMAN 1 Makassar, SMAN 10 Bandung, SMAN 15 Surabaya, SMAN 23 Bandung, SMAN 6 Cimahi, SMAN 9 Surabaya, SMAN 1 Sidoharjo, SMK Letris Indonesia 2 Jakarta, dan SMKN 8 Malang.

Selain meloloskan 20 tim esports yang akan berkompetisi di Liga Seri A musim kompetisi semester pertama 2019, babak kualifikasi JD.ID HSL 2018 juga meloloskan 16 tim lainnya yang berhak berkompetisi di Liga Seri B untuk memperebutkan tiket bertanding di Liga Seri A di musim kompetisi selanjutnya. 

Ke-16 tim tersebut berasal dari SMA Kristen Petra 1 Surabaya, SMAN 11 Bandung, SMAN 2 Kediri, SMAN 3 Jakarta, SMAN 4 Probolinggo, SMAN 6 Malang, SMAN 8 Tangerang Selatan, SMK Bina Rahayu Depok, SMK Muhammadiyah 1 Taman, SMKN 5 Bandung, SMKN 1 Bawang, SMKN Pacet, SMKN 2 Kediri, Talenta School Bandung, Telkom School Malang, SMA W.R. Supratman Medan. 

Empat peringkat terbawah dari Liga Seri B ini akan digantikan oleh empat tim terbaik yang lolos dari babak kualifikasi musim kompetisi tahun depan. 

Tim e-Sport SMAN 7 Bandung Jagoan di Kualifikasi JD.ID HSL 2018

Pemerintah Dukungan e-Sport

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, dalam sambutannya mengatakan bahwa esports merupakan cabang olahraga yang memberikan peluang besar bagi generasi digital Indonesia untuk meraih prestasi setinggi-tingginya bagi kejayaan Indonesia di antara bangsa-bangsa lainnya.

“Kami optimistis liga esports antar pelajar SMA/SMK se Indonesia ini akan melahirkan potensi-potensi masa depan yang penuh karakter dan memiliki prestasi yang membanggakan. Kegiatan ini adalah kegiatan positif asal dilakukan dengan penuh sportivitas, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai olimpisme. Saatnya talenta-talenta muda ini dengan penuh keyakinan meminta dukungan kepada guru dan orang-tuanya untuk menekuni esports,” kata Menpora Imam Nahrawi memberi semangat di hadapan ribuan anak-anak muda yang memadati arena pertandingan.

Optimisme senada juga diungkapkan oleh Vice President JD.ID HSL 2018, Sonny Hadi Sukotjo. Sonny mengayakan bahwa esports telah tumbuh menjadi sebuah industri yang menyediakan karier yang beragam. Kegiatan JD.ID HSL 2018 diharapkan dapat menjadi sumbangsih dunia esports Indonesia.

“Kompetisi ini jadi wadah menyiapkan generasi produktif yang siap berkrontribusi untuk terwujudnya Indonesia 4.0 yang telah dicanangkan pemerintah,” sambut Sonny Hadi Sukotjo, Vice President JD.ID HSL 2018.

You may also like
Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Aplikasi UP Station
telah tersedia sekarang
Buka Artikel
Download Aplikasi